PSS SLEMAN VS PERSIJA: 4 Pemain PSS Absen, Termasuk Salah Satu Kiper Terbaik Liga 1

Ega Rizky - Instagram PSS Sleman
22 Oktober 2019 14:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Empat pemain PSS Sleman absen saat melawan Persija Jakarta pada laga pekan ke-24 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (24/10/2019) malam.

Penyerang sayap yang bisa dimainkan sebagai fullback, Jefri Kurniwan, terkena hukuman akumulasi kartu. Sementara, tiga pilar penting, yakni bek tengah Purwaka Yudi, dan Alfonso de La Cruz serta kiper Ega Rizky dibekap cedera.

Absennya Jefri Kurniawan tak akan terlalu berpengaruh. PSS masih memiliki Arsyad Yusgiantoro, Rangga Muslim, dan Irkham Zahrul Milla yang baru pulang dari turnamen di China bersama Timnas Indonesia U-23. Sementara, ketiadaan Ega Rizky bikin waswas. Kiper 27 tahun itu adalah salah satu alasan Super Elang Jawa bisa bertengger di papan atas klasemen sementara.

Ega menjadi satu dari tiga kiper dengan penyelamatan terbanyak di Liga 1. Ega mencatat 59 penyelamatan, hanya kalah dari kiper Persebaya Miswar Saputra (69 penyelamatan) dan kiper Semen Padang Teja Paku Alam (65 penyelamatan). Dalam beberapa kesempatan, seperti saat PSS menang di kandang Madura United, Ega tampil sangat gemilang. PSS masih punya Try Hamdani dan kiper anyar Alex Sander. Namun, kualitas mereka musim ini belum teruji seperti Ega.

Adapun Alfonso sudah absen sejak pekan lalu saat PSS menang 1-0 atas Kalteng Putra. Sementara, Purwaka Yudi justru baru saja sembuh dari cedera panjang dan pekan lalu tampil cukup solid bersama Ikhwan Ciptady di lini pertahanan Super Elang Jawa. Seto masih punya Ikhwan, Asyraq Gufron, dan Ardan Aras untuk mengisi pos bek tengah.

"Siapa saja yang kami pasang besok akan tergantung kondisi terakhir dan rekomendasi dari medis,” ujar Seto., Selasa (22/10/2019).

Seto mengharapkan para pemain tampil lebih sempurna saat menjamu Persija. 

“Kami lakukan evaluasi dan beri pemahaman ke pemain karena kemarin [saat melawan Kalteng Putra] ada banyak kesalahan individu pemain. Cara bertahan kami juga kurang bagus dan di depan minim peluang untuk mencetak gol. Ini yang jadi fokus perbaikan,” ucap Seto.