Manchester United Hentikan Kesempurnaan Liverpool

Reaksi para pemain Liverpool setelah mencetak gol balasan ke gawang Manchester United. - Reuters/Russell Cheyne
21 Oktober 2019 04:17 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Manchester United menghentikan catatan sempurna Liverpool dengan menahan imbang 1 - 1 dalam pertandingan pekan kesembilan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Senin (21/10/2019) dini hari WIB.

MU unggul hampir separuh pertandingan lebih berkat gol Marcus Rashford pada menit ke-36, namun Adam Lallana yang hitungan tahun tak mencetak gol menjebol gawang David de Gea untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-85, demikian catatan laman resmi Liga Primer Inggris.

Hasil imbang tersebut menjadi kali pertama Liverpool tak mampu memperoleh 3 poin penuh setelah delapan pertandingan sebelumnya The Reds selalu menang.

Lebih dari itu, MU juga bertanggung jawab jadi tim yang menghentikan rentetan kemenangan Liverpool di Liga Primer sejak musim lalu di angka 17 pertandingan, membuat mereka gagal menyamai rekor 18 kemenangan beruntun yang dimiliki Manchester City.

Meski mulai kehilangan angka, Liverpool tetap berada di puncak klasemen dengan 25 poin, sedangkan MU (10) tetap tak mampu kembali ke peringkat ke-12 yang mereka duduki sebelum jeda internasional. Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu tertahan di urutan ke-13.

Hasil itu jelas lebih positif bagi MU ketimbang Liverpool, sebab jika kalah boleh jadi tekanan terhadap posisi Solskjaer semakin berat. Sedangkan Liverpool dirugikan sebab mereka kini cuma unggul 6 poin dari Manchester City (19) di urutan kedua.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengeluarkan susunan pemain yang mengejutkan karena Mohamed Salah absen lantaran dibekap cedera engkel saat meraih kemenangan melawan Leicester City.

Akibatnya, lini serang Liverpool tampak tumpul dan satu-satunya peluang yang mereka peroleh pada menit ke-35 berupa tandukan Roberto Firmino menyambut umpan lambung Jordan Henderson masih bisa ditepis kiper David de Gea, itu pun permainan dihentikan karena offside.

Semenit sesudahnya, MU berhasil membuka keunggulan berkat gol Marcus Rashford menyambut umpan silang Daniel James.

Gol itu cukup kontroversial dan memicu gelombang protes dari para pemain Liverpool dan Klopp sebab sebelumnya Divock Origi terlebih dulu dilanggar oleh Victor Lindelof. Bahkan, setelah wasit Martin Atkinson meminta tinjauan video asisten wasit (VAR) keputusan gol tak dianulir.

Pada menit ke-43, Mane berhasil menyarangkan bola ke gawang MU untuk menyamakan kedudukan. Namun, untuk kedua kalinya VAR berulah dan kali ini memvonis Mane terlebih dulu menyentuh bola dengan tangannya sebelum mencetak gol, sehingga keunggulan MU bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Liverpool berusaha untuk segera mencari gol penyama kedudukan maupun membalikkan keadaan namun aliran serangan mereka ditutup rapat oleh MU yang disiplin kala tak memegang bola.

Masalah kebuntuan serangan yang masih dialami Liverpool berusaha dipecahkan Klopp dengan memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain menggantikan Divock Origi pada menit ke-59.

MU yang lebih banyak berdiam di dalam areanya sendiri tiba-tiba mendapat peluang lewat sebuah serangan pada menit ke-67, namun penyelesaian akhir Rashford dari tepian kotak penalti masih tipis di sisi gawang.

Pada menit ke-71 Klopp memasukkan Adam Lallana menggantikan Henderson demi mencari alternatif serangan baru, namun situasi tak banyak berubah Liverpool menguasai pertandingan tanpa benar-benar membahayakan gawang MU.

Pada menit ke-85 Liverpool berhasil menyamakan kedudukan lewat situasi yang mengejutkan ketika umpan silang lemah Andy Robertson gagal diantisipasi barisan pertahanan MU dan Lallana berdiri bebas untuk mencetak gol balasan ke gawang tuan rumah.

Pada sisa waktu yang ada, Liverpool terus berusaha menekan MU, tetapi beberapa peluang yang mereka peroleh tak kunjung berbuah gol penentu kemenangan termasuk tembakan Oxlade-Chamberlain dari tepian kotak penalti yang masih tipis melenceng di sisi gawang.

Sumber : Antara/PremierLeague.com