Derbi Mataram: Berharap Laga Berjalan Kondusif dan Sportif

Pelatih PSIM Jogja Liestiadi dan Pelatih Persis Solo Salahudin berfoto bersama, Minggu (20/10/2019) siang. - Harian Jogja/Jumali
20 Oktober 2019 14:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pertemuan PSIM Jogja menjamu Persis Solo dalam Derbi Mataram pada laga pekan terakhir Grup Timur Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10/2019) akan berlangsung dengan tensi tinggi.

Ada harapan dari kedua tim agar pertandingan derbi ini mampu berjalan baik dan enak untuk ditonton.

Pelatih PSIM Jogja Liestiadi mengharapkan penonton dan suporter dari PSIM Jogja mampu menjaga ketertiban dan tidak melalukan tindakan yang merugikan tim.

“Kami harap suporter datang dan mendukung tim ini dengan sepenuh hati. Kami harap mereka juga bisa menjaga sportivitas. Bagaimana pun kita semua bersaudara. Oleh karena itu kami harap suporter bisa lebih tertib saat menyaksikan jalannya pertandingan,” kata Liestiadi.

Sementara pelatih Persis Solo, Salahudin mengharapkan tidak ada keributan yang terjadi dan mengganggu pertandingan.

“Kami ingin pemain memberikan permainan yang enak dilihat. Kami respek dengan tuan rumah. Kami ingin menunjukkan jika sepak bola ini adalah pemersatu dan semoga tidak ada keributan nantinya,” ucap Salahudin.

Presiden Brajamusti Muslich Burhanudin mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk menjaga ketertiban saat mendukung Laskar Mataram berlaga di Derbi Mataram. Pria yang akrab dipanggil Tole ini juga meminta kepada anggotanya tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan tim.

“Mari kita jaga nama baik kota kita,” kata Tole.

Selain meminta para anggotanya tertib, Tole juga mengimbau kepada anggotanya untuk tidak merazia suporter lawan. Tidak diberikannya kuota oleh manajemen kepada suporter Persis Solo, diharapkan dipahami oleh anggotanya, sebagai upaya untuk menjaga kondusivitas selama pertandingan.

“Mari kita jaga kondusivitas dan kenyamanan. Ini hanya pertandingan biasa seperti melawan tim tim lainnya. Pertandingan ini merupakan momentum kebangkitan PSIM dan kami minta semua all out memberikan dukungan kepada PSIM,” ucap Tole.