Derbi Mataram: Persis Tanpa 4 Pemain Pilar

Pelatih Persis Solo Salahudin saat memberikan keterangan di depan awak media, Minggu (20/10/2019) siang. - Harian Jogja/Jumali
20 Oktober 2019 12:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Persis Solo tanpa empat pemain pilarnya saat bertandang ke markas PSIM Jogja dalam Derbi Mataram pada pekan terakhir Grup Timur Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10/2019). Meski demikian, Persis berjanji akan merepotkan PSIM Jogja dan menyuguhkan permainan terbaiknya pada laga tersebut.

“Kami ada empat pemain yang tidak bisa main karena cedera. Ada Jodi Kustiawan (bek tengah), Iman Budi (gelandang), M Isa (penyerang) dan Oky Deri (gelandang) yang masih dibekap cedera,” kata pelatih Persis Solo Salahudin, Minggu (20/10/2019).

Jodi Kustiwan selama ini menjadi pilihan utama di lini belakang Persis Solo. Iman Budi mencetak gol ke gawang PSIM di putaran pertama saat PSIM dikalahkan Persis Solo 2-1, sedangkan M Isa tampil memukau saat Persis melumat PSBS Biak di Stadion Wilis, Kota Madiun, Rabu (9/10/2019) lalu. Ia mencetak brace dari total tiga gol yang disarangkan Laskar Sambernyawa ke gawang tim tamu. Begitu juga Oki Deri yang selama ini menjadi pilihan di lini tengah. Alhasil, absennya empat pemain ini dinilai akan cukup banyak berpengaruh terhadap penampilan Persis saat dijamu PSIM.

“Pengaruh pasti ada, tetapi kami sudah siapkan semua untuk pertandingan besok,” lanjut Salahudin.

Salahudin sendiri baru resmi menukangi Persis Solo saat Persis mengalahkan PSBS 3-0 di Stadion Wilis, Madiun, Rabu (9/10/2019). Meski demikian, Salahudin optimistis dengan persiapan yang ada, timnya akan mampu meraih hasil maksimal di laga melawan PSIM Jogja. “Kami ingin menampilkan permainan yang enak ditonton. Persiapan fisik dan taktik sudah kami siapkan,” ungkap mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Menurut Salahudin, berbeda dengan tim yang dihadapi sebelumnya, PSIM adalah tim yang kuat dan berkualitas. Di samping diisi oleh sejumlah pemain Liga 1 dan bintang, PSIM juga akan bermain di kandang sendiri. Persis dan PSIM sama-sama butuh tambahan tiga poin demi menjaga peluang lolos ke babak 8 besar. Namun, hasil apa pun tak berarti apabila Martapura FC menang di kandang PSBS.

“Keajaiban itu masih ada. Peluang paling besar memang ada di Martapura, tetapi kami akan berusaha. Kami antisipasi semua pemain PSIM, karena mereka pemain yang bagus. Tapi perlu pengawasan ekstra untuk Cristian Gonzales, Ichsan Pratama dan Witan Sulaeman. Selain itu, mereka pasti akan lebih menekan karena butuh kemenangan dan tampil di hadapan publiknya sendiri,” ucap Salahudin.