Kalteng Putra Kalah dari PSS, Gomes Sebut Pemainnya Sudah Berusaha Maksimal

Gomes de Oliviera (tengah) - Harian Jogja/Budi Cahyana
18 Oktober 2019 20:27 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Gomes de Oliviera, Pelatih Kalteng Putra, menilai persiapan timnya kurang bagus sehingga kalah 0-1 dari sahibulbait PSS Sleman pada pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10/2019) sore.

“Selamat untuk PSS. Saya tetap sangat menghargai apa yang sudah pemain saya lakukan. Persiapan kami memang tidak begitu baik dan harus menerima hasil ini,” kata Gomes dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Persiapan Kalteng Putra terganggu keterlambatan pembayaran gaji. Para pemain bahkan mogok berlatih pada pekan lalu sebagai bentuk protes. Gomes mengatakan anak asuhnya sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk mengimbangi PSS. Namun, semua itu belum cukup. Gol tunggal Yevhen Bokhashvili di menit ke-10 tak bisa dibalas Patrich Wanggai dkk.

“Kami kebobolan lewat gol yang berasal dari free kick [tendangan bebas] di awal pertandingan. Kami sudah maksimal dalam bermain, menciptakan banyak peluang, tetapi tetap tidak bisa mencetak gol balasan,” kata pelatih asal Brasil ini.

Kalteng Putra tak berkembang di babak pertama dan hanya mengandalkan serangan balik. Setelah turun minum, Laskar Isen Mulang lebih terorganisasi dan beberapa kali mengancam gawang PSS.

“Kami sudah berusaha keras dan para pemain tampil cukup baik. Ini adalah pertandingan yang bagus, seperti saat melawan Bali United [bermain imbang 2-2 saat menjamu Bali United di pekan kelima]. Tetapi kali ini kami belum dapat gol. Selanjutnya kami akan fokus menghadapi Borneo FC,” ujar Gomes.

Kalteng Putra saat ini terbenam di dasar klasemen dengan nilai 20 dari 22 pertandingan. Performa Kalteng belakangan sangat berbeda jauh dengan di awal kompetisi. Saat itu, Laskar Isen Mulang bisa stabil di papan tengah.