Tiket Derbi Mataram Dijual Lewat Brajamusti dan The Maident

Wakil Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar Senoaji (tengah) memberikan keterangan kepada awak media di Wisma PSIM, Selasa (15/10/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
15 Oktober 2019 20:32 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Panitia Pelaksana (Panpel) laga kandang PSIM Jogja memutuskan tidak menjual tiket pertandingan Derbi Mataram secara online. Tiket laga PSIM menjamu Persis Solo pada pekan terakhirGrup Timur Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019) sore, tersebut akan dilego melalui dua komunitas suporter Laskar Mataram.

Panpel menjual 17.500 lembar tiket lewat Brajamusti dan The Maident demi keamanan dan kenyamanan penonton. "17.500 lembar tiket ini kuota aman dan nyaman, dan tidak ada tambahan tiket di tribune tertentu. Oleh karena itu kami minta Brajamusti dan The Maident bijak terkait kuota ini," kata kata Wakil Ketua Panpel Wendy Umar Senoaji kepada awak media di Wisma PSIM, Selasa (15/10/2019) malam.

"Tiket sudah bisa didapatkan mulai Kamis [17/10/2019] hingga Sabtu [19/10/2019] mendatang. Silakan menghubungi dua wadah suporter yang ada." 

Selain menjual tiket melalui The Maident dan Brajamusti, Panpel juga menambah personel keamanan dari 800 personel menjadi 1.000 personel keamanan. Sekuriti tidak hanya berjaga di sekitar Stadion Mandala Krida tetapi juga jalur kedatangan dan kepulangan suporter.

"Kami juga imbau kepada suporter agar menjaga ketertiban dan tidak ada provokasi dan terprovokasi di manapun, termasuk di media sosial," ujarWendy.

Presiden Brajamusti Muslih Burhanudin sepakat dengan langkah dari panpel. DPP Brajamusti akan mengerahkan anggotanya untuk memenuhi Stadion Mandala Krida saat jalannya Derby Mataram.

"Presale tiket, Kamis [17/10/2019] sudah kami buka. Kami minta kepada anggota tidak usah menerima permintaan tiket titipan dari mana pun. Ini dilakukan untuk menghindari adanya penyusup," ucap pria yang akrab dipanggil Tolle ini.

Ketua The Maident Rendi Agung mengatakan anggotanya siap menyukseskan penjualan tiket yang dialokasikan oleh panpel.

"Insya Allah H-1 tiket pasti sudah habis. Imbauan kami jagalah ketenangan, jangan sampai terpancing di media sosial," ucap Rendi.

Manajemen PSIM tidak akan memberikan kuota untuk suporter Persis Solo. Langkah ini diambil demi menjaga keamanan. Pada putaram pertama Liga 2 2019 lalu, manajemen Persis Solo juga tak memberikan kuota tiket untuk suporter PSIM. Pada laga yang dihelat di Stadion Wilis, Madiun, tersebut, Persis Solo menang 2-1.

Kini, baik PSIM maupun Persis masih punya peluang lolos ke delapan besar. Mereka harus menang dan di saat yang sama, Martapura FC gagal menang sata melawat ke markas PSBS.