Ada Andil Aji Santoso dalam Kemenangan PSIM Atas Persatu

Gelandang sayap PSIM Jogja Yoga Pratama merayakan gol ke gawang Persatu di Stadion Mandala Krida, Minggu (13/10/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
13 Oktober 2019 19:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Liestiadi mengatakan kesuksesan Laskar Mataram mengalahkan Persatu Tuban 2-0 pada laga tunda pekan ke-19 Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Minggu (13/10/2019) sore, tak lepas dari andil Aji Santoso. Dua gol PSIM Jogja dicetak Yoga Pratama di menit ke-28 dan M. Dwi Raffi Angga di menit ke-53 melalui titik penalti.

“Kami senang dengan tiga poin ini karena dengan tiga poin, PSIM aman dari zona degradasi. Di pertandingan tadi, meski anak-anak sangat capai karena padatnya jadwal pertandingan, mereka mampu menunjukkan determinasi yang luar biasa. Keinginan untuk main dari hati ditunjukkan. Ini semua kerja keras kami semua,” kata Liestiadi seusai pertandingan.

“Termasuk juga berkat andil dari coach Aji Santoso yang banyak memberi informasi kepada saya.”

Aji Santoso mengundurkan diri pekan lalu akibat serentetan hasil buruk dan posisinya diisi Liestiadi.

Menurut Liestiadi, Aji banyak memberikan masukan mengenai karakter dan cara bermain PSIM. Listieadi bahkan mengaku menjiplak permainan PSIM Jogja saat mengalahkan Madura FC beberapa waktu lalu.

“Saya mengopi permainan yang dia [Aji Santoso] terapkas saat melawan Madura. Anak-anak harus berani pegang bola. Saya hanya memperbaiki peluang-peluang menciptakan gol dari crossing [umpan silang] dan shooting [tembakan] sebanyak-banyaknya,” ujar Liestiadi.

Dia juga meminta pemain PSIM Jogja tidak mudah kehilangan bola. Beberapa pemain bahkan diberi perintah untuk segera cepat mendapatkan bola yang hilang dari lawan agar PSIM lebih kuat dalam perebutan bola kedua. Kelemahan dalam perebutan bola kedua ini diunggapkan Pelatih Bogor FC Sulut United Ricky Nelson kala PSIM keok di pekan ke-20.

“Beruntung di babak pertama kami banyak peluang [lima peluang] dan mencetak satu gol melalui Yoga Pratama. Jadi ini kemenangan kami bersama, dan tidak lupa ini juga kemenangan untuk suporter PSIM Jogja,” kata Liestiadi.

Kiper PSIM Jogja Ivan Febrianto mengaku senang atas hasil positif di kandang. “Terima kasih kepada suporter yang telah datang dan mendukung kami. Sekarang kami tatap pertandingan selanjutnya,” ucap Ivan.

PSIM Jogja masih memiliki harapan besar untuk lolos ke 8 besar Liga 2 2019 asalkan mengalahkan Persis Solo di pekan terakhir, Senin (21/10/2019) dan di saat bersamaan Martapura FC gagal mengalahkan PSBS.