Diboikot, Manajemen Persis Solo Memohon Dukungan Suporter

Suporter Persis Solo menggelar unjuk rasa beberapa waktu lalu. - JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan
07 Oktober 2019 22:47 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MADIUN—Manajemen Persis Solo memohon kepada suporter Laskar Sambernyawa untuk datang langsung ke Stadion Wilis, Madiun, pada laga kandang terakhir mereka di Grup Timur Liga 2, Rabu (9/10/2019).

Dukungan suporter akan sangat membantu mental bertanding skuat Persis dalam laga menjamu PSBS Biak tersebut. Kegagalan berkandang di Stadion Pandan Arang, Boyolali, membuat Ugik Sugiyanto dkk. terancam bermain tanpa dukungan penuh suporter. Persis gagal berlaga di Boyolali karena tak mendapat izin aparat keamanan.

Hasil beberapa laga kandang tanpa suporter tak memuaskan. Kiper Persis, Muh. Sendri Johansah, secara terbuka pernah mengungkapkan kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) beberapa waktu lalu, boikot laga kandang dari suporter membuat motivasi pemain meredup.

Sendri ingin suporter memberikan dukungan langsung sehingga Persis terus berada di tren positif setelah sukses memuncaki klasemen paruh kompetisi.

“Hati kecil kami bertanya, mengapa tak ada suporter saat kami bermain di kandang,” ungkap Sendri kala itu.

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, mengatakan dirinya dan manajemen berharap suporter sudi datang untuk mendukung Iman Budi Hernandi dkk. di laga nanti.

“Kami ingin suporter datang dengan kesadaran. Marilah sama-sama kita dukung tim ini. Ini laga terakhir [penyisihan grup]. Tapi laga memang dilangsungkan pada hari kerja, jadi mungkin juga menyulitkan suporter,” ungkap Langgeng saat dihubungi JIBI, Senin (7/10).

Ia mengatakan pada setiap laga kandang, paling tidak ada sekitar 500-an suporter independen yang tidak terikat boikot Pasoepati dan Surakartans. Ia berharap pada laga terakhir itu Pasoepati dan Surakartans bisa mengerahkan anggota mereka meski hanya sebagian.

“Laskar Sambernyawa butuh poin penuh untuk melaju ke babak delapan besar. Saya yakin masih ada secercah harapan,” ungkap Langgeng.

Ditanya soal komunikasi dengan suporter PSM Madiun, Langgeng mangatakan sudah bertemu dengan Ketua PSM. Namun, ia tak pernah meminta suporter PSM memberikan dukungan kepada Persis.

“Dukungan itu dari hati. Kami tak ingin dukungan diberikan karena permintaan,” katanya.

Panpel laga Persis melawan PSBS menyediakan 2.000 tiket. Harga tiket VIP Rp50.000, sedangkan tiket ekonomi dijual Rp30.000 per lembar.

Sumber : JIBI/Solopos