Pelatih Inter Salut dengan Aksi Juventus

Pelatih Inter Milan Antonio Conte dan striker Romelu Lukaku. - Antara-AFP
07 Oktober 2019 15:07 WIB Andhika Anggoro Wening Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih Inter Milan Antonio Conte melihat “pertemuan yang sangat seimbang antara Inter Vs Juventus di lanjutan Liga Italia pekan ke-7. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion San Siro, Senin (7/10/2019), skuat Inter kalah dengan skor 1-2.

Nerazzurri memiliki awal yang sempurna untuk memulai musim Serie A dengan enam kemenangan beruntun, tetapi kemudian takluk di kandang oleh Juve yang diasuh Maurizio Sarri dan hasilnya Nerazurri kini kehilangan posisi teratas klasemen Serie A.

"Saya pikir kita kehilangan permainan saat Sensi mengalami cedera, karena setelah itu kami agak tersesat. Kami tidak memulai babak kedua dengan baik, tetapi kemudian lebih seimbang lagi dan tim mana pun bisa mencetak gol," kata Conte kepada Sky Sport Italia.

Kemenangan Juventus dinilai Conte tidak lepas dari perbedaan yang dimiliki kedua tim. Menurut Conte, Juve yang sudah delapan kali meraih Scudetto secara beruntun lebih memiliki pengalaman dalam mengendalikan permainan di laga besar seperti ini.


“Juventus mendapatkan gol, mereka menunjukkan semua kekuatan artileri berat mereka dalam serangan, semua pengalaman mereka dalam cara mengendalikan permainan seperti ini. Saya tidak bisa mengeluh kepada para pemain, karena mereka memberikan segalanya, tetapi seperti yang selalu saya katakan, kami memiliki jalan panjang di depan, kami berusaha untuk mencapai level mereka dalam hal pengalaman dan manajemen permainan."

“Kita perlu meningkatkan kualitas dan itu tak terhindarkan, karena kita berada di awal perjalanan. Saya melihat statistik pertandingan dan ini adalah pertemuan yang sangat seimbang, mereka bisa mencetak gol dan kami juga bisa. Kami berdua memiliki peluang, tetapi pengalaman dan kualitas klub besar membuat perbedaan.:

"Kami mengangkat topi kepada mereka, kami akan menyingsingkan lengan baju kami dan terus bekerja."

“Ini pertandingan penting melawan tim yang sangat kuat. Saya selalu kalah melawan Juventus, bersama Arezzo dan Atalanta. Saya kecewa dengan kekalahan itu, bukan karena itu adalah Juventus. Aku mengangkat topi kepada mereka. ”

Sumber : Bisnis Indonesia