Persis Solo Gagal Gelar Laga Kandang Terakhir di Boyolali

Persis Solo - JIBI/Solopos.com/Istimewa
07 Oktober 2019 03:17 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MADIUN—Persis Solo gagal mewujudkan rencana menggelar laga kandang terakhir di Stadion Pandan Arang, Boyolali. Musababnya, aparat keamanan tak mengeluarkan izin.

Awalnya, Persis akan menjamu PSBS Biak di Stadion Pandan Arang, Selasa (8/10). Pemindahkan markas dari Stadion Wilis, Kota Madiun, ke Boyolali sejatinya diharapkan bisa mendekatkan mereka kepada suporter yang selama ini tak bisa memenuhi tribune Stadion Wilis.

Namun, rencana itu buyar dan Persis akan melakoni laga kandang terakhir melawan PSBS di Stadion Wilis, Madiun.

Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, menyatakan tim sebenarnya telah mendapat izin dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk berpindah markas. Namun, mereka gigit jari karena tak mendapat rekomendasi jaminan keamanan dari pihak terkait di Boyolali.

“Kami menyayangkan kegagalan pindah markas untuk laga terakhir itu. Kami ingin laga kandang terakhir musim ini bisa digelar dekat dengan basis suporter Persis. Tapi pihak keamanan mungkin punya alasan lain,” ujar Langgeng saat dihubungi Espos, Minggu (6/10).

Ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan panpel setempat di Boyolali. Informasi awal yang ia terima menyebutkan pada saat Persis menghadapi PSBS, di Boyolali ada kegiatan jalan sehat dan sepeda santai. “Mungkin pihak keamanan mengkhawatirkan kerawanan acara,” kata dia.

Mau tak mau, Persis harus segera mempersiapkan diri melakoni laga hidup-mati itu di Madiun. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin terus membuka peluang lolos ke babak delapan besar Liga 2. Jika kalah, Persis tak lolos ke babak delapan besar. Pada musim lalu, Persis juga gagal ke delapan besar.

Sumber : JIBI/Solopos