Federico Valverde: Calon Penguasa Lini Tengah Real Madrid

Federico Valverde - Reuters/Sergio Perez
07 Oktober 2019 07:37 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MADRID—Duel Real Madrid melawan Granada menjadi panggung para bintang Los Blancos yang tenggelam pada awal musim.

Dalam laga yang berakhir 4-2 untuk kemenangan Madrid ini, Eden Hazard akhirnya pecah telur setelah mencetak gol cantik menjelang turun minum. Demikian juag dengan James Rodriguez yang menyumbangkan gol perdana bagi Madrid sejak 2017.

Namun, bintang sebenarnya di laga tersebut adalah Federico Valverde. Meski tidak mencatatkan nama di papan skor, gelandang berusia 21 tahun itu benar-benar menguasai lini tengah pada laga itu. Dia mengontrol laga tanpa kenal lelah, membantu pertahanan dengan gaya agresif hingga ikut menyusun serangan lewat umpan presisi.

Salah satu umpan akurat Valverde berujung gol The Snake, julukan Hazard, di pengujung babak pertama. Sang gelandang juga ikut ambil bagian dalam gol ketiga Madrid yang dicetak Luka Modric.

“Dia melakukan segalanya dengan sangat baik dan selalu bergerak ke depan. Dia ingin mendapatkan bola dan akhirnya terlibat pada salah satu gol kami,” puji Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, seperti dilansir realmadrid.com, seusai laga.

Valverde mulai dipercaya menjadi starter saat Madrid ditangani Santiago Solari. Sempat disingkirkan Zidane di awal musim, gelandang Timnas Uruguay itu kembali mendapat tempat menyusul performa angin-anginan Luka Modric dan Isco.

Marca.com bahkan menyebut Valverde adalah kabar bagus yang dimiliki Madrid dalam sebulan terakhir. Zidane menyebut Valverde sebagai pemain muda terbaik yang cocok dengan gaya sepak bola modern.

Sang pelatih menilai anak asuhnya itu masih akan terus berkembang. Valverde mengaku berusaha memberikan yang terbaik ketika dipercaya bermain. “Saya akan selalu berlari sampai kaki saya tidak mampu lagi,” ujar Valverde.

Kemenangan atas Granada mengukuhkan Los Blancos di puncak klasemen dengan 18 poin dari delapan laga. Namun, hasil itu sejatinya tak didapatkan Madrid dengan mudah.

Setelah unggul 3-0 hingga setengah jam awal laga, Madrid dibuat ketar-ketir setelah Granada mengejar dua gol lewat penalti Darwin Machis di menit ke-69 dan aksi Domingoz Duarte di menit ke-77. Namun tuan rumah akhirnya menyegel kemenangan 4-2 setelah James mencetak gol di injury time babak kedua.

Sumber : JIBI/Solopos