Dicibir Suporter, Dejan Lovren Justru Tampil Gemilang

Dejan Lovren - Reuters/Carl Recine
06 Oktober 2019 23:57 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pendukung Liverpool sempat waswas saat nama Dejan Lovren muncul dalam starting line up tim ketika menjamu Leicester City di Anfield, Sabtu (5/10/2019) malam WIB.

Maklum, bek asal Kroasia itu belum pernah bermain musim ini lantaran kalah bersaing dengan Virgil van Dijk dan Joel Matip. Performa Lovren yang acap bikin blunder juga bikin deg-degan karena dia harus mengawal Jamie Vardy yang sudah tujuh kali menjebol gawang Liverpool dari sembilan pertemuan.

Jurgen Klopp memang membuat keputusan mengejutkan dengan memilih Lovren ketimbang Joe Gomez untuk bersanding dengan Van Dijk. Tandem utama Van Dijk, Joel Matip, belum dapat bermain karena cedera.

Akun @AnfieldRd96 berkucau di akun Twitter-nya dengan menyebut “Lovren Vs Vardy adalah resep dari bencana.”

Sementara itu, @tostella mencuit “Lovren akan memberikan bola pada Vardy dan dia akan membuat [Leicester unggul] 3-0,” tukasnya. “Lovren starter alih-alih Gomez, Vardy mencetak 6 gol hari ini,” timpal pemilik akun @SeikhSadio.

Faktanya, segala keraguan itu mampu dibungkam lewat penampilan Lovren di lapangan. Eks bek Southampton itu sukses membuat Vardy tak berkutik. Dilansir Opta Joe, Lovren mencatat delapan sapuan, tiga intersep, lima kali memenangi duel dan dua tekel sepanjang laga.

Salah satu tekel Lovren bahkan terbilang krusial yakni saat menghentikan upaya Vardy di kotak penalti The Reds pada akhir babak pertama. Tak hanya dalam urusan bertahan, Lovren juga tampil cukup baik saat melakukan build-up serangan. Lovren mencatatkan presentase akurai umpan sebesar 87,8%.

Penampilan disiplin lini belakang diikuti performa trengginas sektor penyerangan. Sepanjang laga The Reds membuat 18 peluang, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Leicester hanya punya dua peluang. Namun, tuan rumah butuh penalti James Milner pada menit ke-94 untuk menyegel kemenangan dengan skor 2-1.

Sempat unggul lewat Sadio Mane di akhir babak pertama, Liverpool sempat was-was setelah James Maddison menyamakan kedudukan di menit ke-80. Gol Milner membuat Liverpool meraih delapan kemenangan beruntun di kompetisi domestik sekaligus mengukuhkan diri di puncak klasemen.

“Sejauh ini segalanya berjalan sangat baik, tapi masih ada 30 laga di depan," tutur Klopp dilansir Sportskeeda.com.

Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, merasa kekalahan dari Liverpool amat menyakitkan lantaran terjadi akibat penalti di akhir pertandingan.

“Saya pikir kami pantas mendapatkan lebih dari ini,” tutur mantan Pelatih Liverpool itu, dilansir BBC.

Sumber : JIBI/Solopos