PSIM Jogja Tak Akan Pecat Aji Santoso, Ini Alasannya

Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso (tengah) setelah timnya kalah 0-2 dari Sulut United di Stadion Mandala Krida, Jumat (4/10/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
06 Oktober 2019 12:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen Laskar Mataram tetap mempertahankan Aji Santoso sebagai pelatih PSIM Jogja seusai kekalahan 0-2 dari Sulut United di Stadion Mandala Krida, Jumat (4/10/2019) sore.

Estimasi waktu kompetisi dan sejumlah pertimbangan lain menjadi alasan bagi manajemen untuk tetap mempertahankan Aji Santoso. 

Sejauh ini PSIM berada di peringkat keenam dengan 24 poin, dan masih menyisakan dua laga kandang, yakni menjamu Persatu Tuban, Minggu (13/10/2019) dan melawan Persis Solo, Senin (21/10/2019), serta satu laga tandang melawan Martapura FC, Selasa (8/10/2019).

CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto mengatakan pergantian pelatih sudah tidak memungkinkan. Sebab, PSIM harus segera menatap melawan Martapura FC, Selasa (8/10/2019) pekan depan. Selain itu, perubahan drastis juga akan berdampak cukup besar terhadap tim.

“Sekarang kami hadapi saja dengan segala risikonya. Berserah ke Tuhan, yang penting iktikad kami baik," kata Bambang, Minggu (6/10/2019).

Bambang pun memastikan tetap mengacu kepada komitmen awal ketika mempercayakan tim kepada Aji Santoso. Mantan pelatih Persela Lamongan tersebut sanggup dengan target membawa PSIM ke Liga 1.

“Itu yang menjadi acuan kami," jelas Bambang.

Terpisah, Aji Santoso mengaku meminta maaf atas hasil kurang baik bagi timnya. Pelatih asal Malang ini juga memaklumi kekecewaan suporter. “Kalau tim kesayangannya kalah mereka akan marah, itu wajar," katanya.

Oleh karena itu, Aji tetap optimistis timnya mampu lolos ke babak 8 besar meskipun peluangnya tipis.

“Peluang makin tipis,  tetapi tetap masih ada," kata Aji.

Skuat PSIM Jogja telah bertolak dari Jogja ke Martapura, Minggu (6/10/2019) dengan membawa 18 pemain. Adapun 18 pemain yang dibawa ke Martapura adalah:

  1. Ivan Febrianto
  2. Aji Bayu Putra
  3. Achmad Hisyam
  4. Hendra Wijaya
  5. Al Amin Syukur Fisabillah
  6. Ahmad Mahrus Bahtiyar
  7. Al Rizqy Dwi Prananda
  8. Aditya Putra Dewa
  9. Ade Suhendra
  10. Raymond Tauntu
  11. Sutanto
  12. Yoga Pratama
  13. Nugroho Fatchu Rochman
  14. Ichsan Pratama
  15. Rosi Noprihanis
  16. Saldi Amiruddin
  17. Aldaier Makatindu
  18. Cristian Gonzalez