PSIM Dikalahkan Sulut United, Suporter Kepung VVIP Stadion & Tuntut Manajer & Pelatih Mundur

Suporter PSIM Jogja mengepung pintu VVIP Bawah Stadion Mandala Krida, Jumat (4/10/2019) sore. - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
04 Oktober 2019 17:57 WIB Galih Eko Kurniawan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kalah 0-2 dari tamunya, Bogor FC Sulut United, pada pertandingan pekan ke-21 Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Jumat (4/10/2019).

Dua gol yang bersarang ke gawang Laskar Mataram dilesakkan Rudiyana di menit ke-55 dan Zulfikar Ali Ohorella di pengujung babak kedua. Rudiyana adalah striker PSIM di putaran pertama yang dicoret saat kompetisi berjalan separuh musim.

Kekalahan ini sangat mengecewakan karena memperberat peluang Laskar Mataram lolos ke delapan besar. PSIM tertahan di peringkat keenam dengan nilai 24 dari 17 pertandingan. PSIM masih punya tiga sisa pertandingan menjamu Persis Solo dan Persatu Tuban serta melawat ke kandang Martapura FC.

Suporter Laskar Mataram langsung menumpahkan kekesalan mereka seusai laga bubar. Suporter langsung berkerumun memenuhi pintu masuk VVIP Bawah Stadion Mandala Krida. Mereka meneriakkan cercaan kepada jajaran manajemen klub dan Pelatih Aji Santoso. Suporter ingin Aji Santoso dan Manajer PSIM mundur.

Polisi menjaga ketat pintu masuk VVIP Bawah dari kepungan suporter PSIM. Semakin petang, massa makin banyak memenuhi depan pintu masuk VVIP Bawah. Mereka menunggu skuat PSIM keluar dari stadion.

Aji Santoso didatangkan untuk menggantikan Vladimir Vujovic yang mundur lantaran tekanan suporter. Kini, tekakan besar itu berpindah ke pundak Aji dan dia harus mengatasinya karena PSIM dibebani target promosi ke Liga 1 2020.