Hadapi Bhayangkara FC, PSS Sleman dalam Kesulitan Besar

Bek PSS Sleman Derry Rachman Noor saat memperkuat PSS Sleman melawan Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (29/9/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
03 Oktober 2019 22:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - PSS Sleman dalam masalah besar saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC pada pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2019 di Stadion PTIK Jakarta, Jumat (4/10/2019) sore.

Super Elang Jawa kehilangan tiga pemain penting di sektor depan, yakni gelandang Brian Ferreira yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, sayap kiri Harus Tuharea yang cedera, dan sayap kanan Irkham Milla yang harus menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23. 

Ricky Kambuaya yang diplot menggantikan Brian juga cedera. Sidik Saimima yang bisa menjadi alternatif lain di luar Kambuaya harus bergabung dengan Milla dan bek kiri Samuel Christianson dalam pemusatan latihan Timnas U-23. 

“Kami hanya bawa 18 pemain ke sini. Kami kehilangan sekitar tujuh pemain. Beberapa pemain yang kami bawa dalam kondisi 90 persen,” kata Seto seusai uji lapangan di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (3/10/2019) sore.

Seto juga menganggap rumpat lapangan Stadion PTIK terlalu tebal dan udara di sekitarnya sudah tercemar sehingga sejumlah pemain mengeluh sesak napas.

Pada putaran pertama, 21 Junli lalu di Stadion Maguwoharjo, PSS ditahan seri Bhayangkara FC  1-1. Bhayangkara FC kini masih tertatih-tatih dengan hanya meraih satu kemenangan di lima laga terakhir. Kondisi ini justru menakutkan bagi Seto.

“Ini yang perlu kami waspadai. Mereka bisa bangkir. Tapi bagaimana pun sebelum bertanding, kami harus punya keyakinan memenangi pertandingan,” ucap Seto.

Seto meminta kepada anak asuhnya untuk tidak banyak melakukan pelanggaran yang akan merugikan timnya. Sebab, Bhayangkara punya pemain dengan kualitas cukup baik untuk melakukan tendangan bebas.