Ini Penyebab PSIM Jogja Ditekuk 10 Pemain Persewar 1-3

Pertandingan Persewar vs PSIM Jogja - Instagram/PSIMjogja_official
30 September 2019 16:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BIAK - Koordinasi lini belakang lagi-lagi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh PSIM Jogja.

Hal ini terlihat dari kegagalan PSIM Jogja memetik poin di kandang Persewar Waropen di Stadion Cendrawasih, Biak, Senin (30/9/2019) sore. Alih-alih bertekad mencuri poin, PSIM justru ditekuk oleh Persewar dengan skor 1-3.

Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso mengatakan kegagalan meraih poin di kandang Persewar kali ini tidak lepas dari buruknya koordinasi dari lini belakang Laskar Mataram.

Duet Hendra Wijaya dan Ahmad Hisyam Tolle di posisi bek tengah gagal mengantisipasi bola yang dilesakkan oleh Toumahuw Yacob Ronald di menit ke-21 dan Boaz Isir pada menit ke-55.

“Gol kedua dan ketiga sejatinya tidak perlu terjadi, seandainya koordinasi lini belakang rapi,” kata Aji kepada Harianjogja.com, usai pertandingan.

Di sisi lain, mantan pelatih Persela Lamongan ini menilai absennya Syaiful Indra Cahya di fullback kanan juga berdampak pada pola serangan dan pertahanan PSIM Jogja saat ditekuk Persewar. Sebab, Heri Susilo yang diplot menggantikan posisi dari Syaiful masih belum mampu tampil maksimal dan terpaksa ditarik dan digantikan Agung Pribadi pada menit ke-57.

Alhasil, meski mampu mencetak gol balasan melalui Cristian Gonzalesdi menit ke-14, PSIM masih belum mampu mengejar ketertinggalan. Padahal, PSIM unggul dalam jumlah pemain sejak menit ke-41.

Aji juga menampik jika ada penurunan mental dari pemain usai gol cepat yang dicetak oleh Toumahuw Yacob Ronald pada menit ke-5. Sebab, usai tertinggal 0-1, PSIM mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Cristian Gonzales.

“Ke depan kami perbaiki. Kami masih punya peluang lolos ke 8 besar dengan catatan 3 pertandingan home di kandang kami sapu bersih. Meski memang kami masih harus melihat pertandingan tim lainnya, untuk finish di peringkat keempat klasemen nantinya,” ucap Aji.

PSIM sendiri harus turun peringkat ke posisi keenam di klasemen sementara wilayah timur dengan 24 poin. Sementara tambahan tiga angka membuat Persewar langsung meringsek ke posisi ketiga klasemen dengan 25 poin.