Sudah Lakoni 21 Pertandingan, PSS Sleman Belum Pernah Cetak Gol Lewat Sundulan Kepala

Fullback kiri PSS Sleman Derry Rachman Noor saat memperkuat PSS Sleman melawan Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (29/9/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
30 September 2019 16:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman telah melakoni sebanyak 21 pertandingan di kompetisi Liga 1 2019. Dari jumlah pertandingan tersebut, tim besutan Seto Nurdiyantoro telah mengemas 28 gol, dan kemasukan 30 gol. Alhasil, PSS Sleman berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 29 poin.

Berdasarkan data di laman liga-indonesia.id, dari 28 gol yang dicetak, PSS belum pernah mencetak gol melalui sundulan kepala. Dari 28 gol, 22 gol dicetak melalui penetrasi dan serangan yang dibangun dari sektor kanan. Sedangkan sisanya 6 gol dari sisi kiri.

“Mungkin ini salah satu kelemahan kami. Yevhen bola kakinya bagus, tetapi bola atas enggak. Sementara pemain depan kita tidak terlalu tinggi. Ini kan kami coba terus, agar kami bisa mencetak gol melalui sundulan kepala,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, Senin (30/9/2019).

Sementara terkait dengan banyaknya gol yang tercipta melalui penetrasi dan pergerakan sektor kanan, Seto menilai hal itu tidak bisa lepas dari kualitas para pemainnya. Sebab, sokongan terbesar dari serangan selama ini memang tercipta dari sektor kanan.

Dari 21 pertandingan, Bagus Nirwanto dan KH Yudo dan Irkham Zahrul Mila memiliki peran penting dalam terciptanya gol untuk PSS Sleman di sisi kanan. Sedangkan dari sisi kiri, keberadaan Derry Rachman Noor di sisi kiri masih belum maksimal.

“Artinya kami masih ada kendala dalam bola servis. Kami punya kendala dengan materi seperti itu. Saya juga sudah coba beritahu ke pemain sejak awal, tetapi kami apresiasi kerja keras dan ngototnya pemain,” ucap Seto.