PSS Catat Rekor Kekalahan, Seto Mengaku Salah

PSS Sleman versus Arema FC. - Antara/Ari Bowo Sucipto
24 September 2019 20:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MALANG—PSS Sleman menelan pil pahit dalam lawatan ke kandang Arema FC pada laga pekan ke-20 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (24/9/2019) sore. Super Elang Jawa takluk 0-4. Ini menjadi kekalahan terbesar PSS selama mengarungi Liga 1 2019. Kekalahan terbesar sebelumnya dicatat PSS saat takluk 0-3 dari PS Tira-Persikabo pada pekan ke-15.

PSS langsung menurunkan tiga pemain baru, yakni bek kiri Samuel Christianson, bek kanan Jefri Kurniawan, dan penyerang sayap kanan Antoni Putro Nugroho. Komposisi ini sempat memberikan harapan. PSS menguasai permainan di 20 menit awal permainan dan Antoni bahkan punya peluang mencetak gol.

Namun, situasi berubah saat PSS dihukum tendangan penalti karena Guilherme Batata menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang pada menit ke-26. Makan Konate sukses mengonversi penalti dan Arema membuka keran gol. Seto menganggap gol tersebut mengubah keseimbangan permainan.

“Setelah terjadinya gol kami kacau-balau. Yang jelas di pertahanan, kami juga sering kehilangan bola,” kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro seusai pertandingan. Seto bahkan mengakui dia keliru memasang pemain.

“Ini murni kesalahan saya, mudah-mudahan saya lebih jeli menempatkan pemain ke depan.”

Selang 11 menit setelah gol tendangan penalti Konate, Arema FC berhasil menggandakan keunggulan melalui Ridwan Tawainella.

Di menit 58, giliran Rivaldi Bauwo mencetak gol melalui tandukan kepala dan membawa Arema memimpin 3-0. Arema menambah gol di menit ke-67 setelah Hanif Syahbandi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Seto mengaku ada faktor nonteknis yang memengaruhi mental pemain pada pertandingan kali ini.  “Ini jadi sedikit evaluasi bagi kami, ke depan harapan pemain harus lebih siap hadapi situasi apa pun,” kata Seto.

Dengan kekalahan ini, PSS melorot ke peringkat ketujuh di klasemen sementara dengan nilai 28. Adapun Arema melesat ke peringkat keempat dengan nilai 30.