KPK Ajak Publik Kawal 10 Nama Capim KPK

Ketua KPK Agus Rahardjo - Antara/Dhemas Reviyanto
02 September 2019 22:27 WIB Ilham Budhiman Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat mengawal 10 nama yang telah diserahkan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin (2/9/2019).

Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangannya mengatakan bila merujuk pernyataan Jokowi yang menyampaikan dengan terang, berharap agar masyarakat dan para tokoh tetap memberi masukan untuk mengkoreksi apa yang dikerjakan oleh Pansel. 

Bahkan, menurut Agus, disebutkan juga oleh Jokowi bahwa tidak perlu tergesa-gesa agar yang diserahkan Jokowi ke Komisi III DPR adalah calon yang layak untuk dipilih melalui fit and proper test.

"Jadi, KPK mengajak semua pihak untuk tetap mengawal dan menunggu 10 nama yang diajukan Presiden pada DPR secara resmi," kata Agus, Senin (2/9/2019).

Menurut Agus, pimpinan KPK dan segenap insan di KPK percaya bahwa Presiden Jokowi akan mendengar suara-suara masyarakat dan akan memilih calon yang terbaik. 

"Kami juga meyakini Presiden masih tetap berkomitmen terhadap upaya pemberantasan korupsi utk Indonesia yang lebih baik," katanya.

Terlebih, menurutnya, KPK sudah membentuk tim khusus melakukan penelusuran rekam jejak para calon dan menyerahkannya pada Pansel sebagai bentuk dukungan secara kelembagaan. 

Dari hasil penelusuran rekam jejak itu, kata Agus, ditemukan sejumlah calon yang memiliki rekam jejak yang bagus, namun tak dipungkiri ada sejumlah temuan soal ketidakpatuhan dalam LHKPN, dugaan pelanggaran etik, dugaan perbuatan menghambat penanganan kerja KPK, dugaan penerimaan gratifikasi, dan catatan lainnya.

"Penelusuran rekam jejak itu jelas dapat kami pertanggungjawabkan metode dan hasilnya," katanya. 

Apalagi, KPK juga telah mengundang pihak Pansel untuk melihat secara langsung bukti-bukti pendukung yang dibutuhkan. Hanya saja, undangan itu urung terjadi.

"Kami berprasangka baik, Pansel pasti membahas temuan-temuan tersebut secara internal," ujar dia.

Namun demikian, bila merujuk pernyataan Jokowi yang mengajak agar tidak tergesa-gesa dan menekankan pada hasil akhir yang diharapkan terbaik untuk KPK. Oleh sebab itu, wajar jika semua pihak menyampaikan terimakasih atas respon tersebut.

"Dan, kita paham, kerja belum selesai. KPK tetap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pemberantasan korupsi, khususnya menjaga KPK melalui proses seleksi ini," katanya.

Agus berharap dengan semakin banyaknya dukungan publik, maka semakin berkualitas upaya pemberantasan korupsi yang akan dilakukan ke depan. 

Berikut 10 Nama Capim KPK Hasil Wawancara dan Uji Publik: 

1. Alexander Marwata (Komisioner KPK)
2. Firli Bahuri (Anggota Polri)
3. I Nyoman Wara (Auditor BPK)
4. Johanis Tanak (Jaksa)
5. Lili Pintauli Siregar (Advokat)
6. Luthfi Jayadi Kurnaiwan (Dosen)
7. Nawawi Pomolango (Hakim)
8. Nurul Ghufron (Dosen)
9. Roby Arya B. (PNS Sekretariat Kabinet)
10. Sigit Danang Joyo (PNS Kementerian Keuangan)

 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia