Menebak Potensi Grup Neraka di Liga Champions 2019-2020

Trofi Liga Champions - Reuters/Susana Vera
22 Agustus 2019 18:27 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA — Persaingan di Liga Champions 2019-2020 bakal langsung sengit di fase grup, mengacu pada komposisi klub di empat pot yang bakal diundi di Monaco, 29 Agustus 2019 nanti. Peraih gelar Liga Champions terbanyak, Real Madrid, dan finalis turnamen musim lalu, Tottenham Hotspur, terlempar ke pot kedua.

Demikian halnya Atletico Madrid, Borussia Dortmund dan Napoli yang masuk di pot yang sama. Tim kejutan musim lalu, Ajax Amsterdam, juga berpeluang besar bakal masuk pot dua apabila sukses membekuk APOEL Nicosia dalam play-off Liga Champions.

Undian grup bakal kian panas lantaran tim macam Valencia dan Inter Milan terkualifikasi di pot tiga. Sementara itu, pot pertama menjadi milik juara Liga Champions, Liverpool, juara Liga Europa, Chelsea, dan para juara di enam liga top Eropa.

Dengan komposisi tersebut, sejumlah grup neraka berpotensi muncul di fase grup. Barcelona berpeluang satu grup dengan Tottenham, Inter Milan dan kuda hitam Bundesliga, RB Leipzig. Adapun Madrid atau Atletico berpotensi satu grup dengan Liverpool, Bayer Leverkusen dan Atalanta seperti dilansir Marca, Rabu (21/8/2019).

Mengacu aturan main bahwa tak ada tim dari satu negara yang akan bertemu di grup yang sama, artinya Barca dan duo Madrid belum akan bersua di awal kompetisi. Di sisi lain, Juventus berpeluang melaju ke babak selanjutnya setelah masuk di pot satu dalam pengundian. Juve diprediksi bakal mendapat grup relatif mudah karena tak akan bertemu Napoli, Inter dan Atalanta di fase penyisihan.

Juventus memang sangat berambisi merebut trofi Si Kuping Lebar musim ini. Maklum, Bianconeri sudah absen menjuarai kompetisi tersebut sejak 1996. Setelah trofi itu, Juve maksimal hanya meraih runner up sebanyak lima kali dan menjadi klub dengan rekor kekalahan terbanyak di final Liga Champions.

Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, meyakini nasib buruk timnya di Liga Champions bakal segera berakhir. Dia akan menggunakan pengalamannya menjuarai trofi Liga Champions bersama Madrid untuk menjadi motivasi tambahan.

“Saya masih punya kekuatan untuk tetap meraih kemenangan. Juventus akan memenangi Liga Champions. Saya tidak tahu apakah itu akan terjadi tahun depan, tapi masa itu akan datang,” ujar pemain yang didatangkan dari Madrid senilai 100 juta poundsterling itu, dilansir Eurosport. 

Sumber : JIBI/Solopos