Babak I: Tim Lapis Kedua PSS Bisa Imbangi Tira-Kabo meski Kalah 1-2

Kushedya Hari Yudo - Instagram PSS Sleman
19 Agustus 2019 16:32 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BOGOR—PSS Sleman untuk sementara tertinggal 1-2 dari sahibulbait PS Tira-Persikabo pada laga pekan ke-15 Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (19/8/2019) sore.

PSS kebobolan dua gol, semuanya dari bola mati, saat pertandingan belum sampai seperempat jam. Ciro Alves membobol gawang PSS melalui eksekusi tendangan penalti di menit ketioga. Gol ini membawa striker 30 tahun kelahiran Brasil ini mengemas 12 gol, menyamai striker Persela Alex dos Santos Goncalves.

Delapan menit berselang, bek asal Tajikistan Kurshed Beknazarov menyambar bola sepak pojok Wawan Febriyanto dengan ayunan kepalanya untuk membawa Tira-Kabo memimpin 2-0.

PSS yang terlihat sangat lemah karena menurunkan tim lapis kedua kemudian bisa bangkit dan mencetak gol lewat Kushedya Hari Yudo di menit ke-23. Kushedya melepaskan tendangan keras ke gawang Teguh Amiruddin setelah menerima asis dari Ricky Kambuaya.

Super Elang Jawa secara mengejutkan bisa mengimbangi permainan Tira-Kabo meski Seto menggunakan formasi darurat karena absennya tiga bek tengah, yakni Alfonso de La Cruz, Asyraq Gufron, Purwaka Yudi, serta dua gelandang: Brian Ferreira dan Guilherme Batata.

Seto kemudian menurunkan tim lapis kedua dan menyimpan striker Yevhen Bokhashvili, dan dua penyerang sayap: Haris Tuharea serta Irkham Milla.

Seto tak mengubah skema, tetap memakai 4-3-3, dengan mengutak-atik penempatan pemain cadangan. Fullback Junius Bate digeser ke tengah mendampingi bek tengah Ikhwan Ciptady. Jajang Sukmara dimainkan sebagai bek kanan.

Sementara, Sidik Saimima yang biasa nmenjadi gelandang dimainkan sebagai penyerang sayap kanan. Rangga Muslim menggantikan peran Haris di sayap kiri dan Kushedya yang biasanya menjadi penyerang sayap kini berperan sebagaui ujung tombak.

Trio lini tengah Super Elang Jawa diisi Dave Mustaine, Neirus Alomm dan Ricky Kambuaya.

Susunan pemain ini kerepotan hingga 15 menit awal. Tetapi kemudian nyaman memainkan umpan pendek dan menusuk sepertiga akhir lapangan mulai pertengahan babak pertama. Setelah kebobolan dua gol, PSS bahkan lebih sering membawa bola ke sepertiga akhir lapangan ketimbang PS Tira: delapan berbanding enam. PSS juga berupaya tujuh kali melepas tembakan ke gawang, empat mengarah ke gawang, dan salah satunya menjadi gol.