City Berulang Kali Dikecewakan VAR, Ini Tanggapan Pep Guardiola

Josep "Pep" Guardiola. - Reuters/Carl Recine
19 Agustus 2019 01:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Josep “Pep” Guardiola kecewa berat setelah wasit Michael Oliver meniup peluit tanda berakhirnya laga Manchester City melawan Tottenham Hotspur, Minggu (18/8/2019) dini hari WIB.

Peristiwa di injury time babak kedua memang membuat Pep dan seluruh penggawa City patah hati. Bagaimana tidak, Pep sempat bersuka cita saat Gabriel Jesus menjebol gawang Hugo Lloris di menit ke-92.

Gol Jesus, yang baru masuk di menit ke-66 menggantikan Sergio Aguero, sontak membuat City menyegel kemenangan dengan skor 3-2. Laga sebelumnya berlangsung sengit dengan kejar-mengejar gol antara kedua klub.

Namun baru beberapa saat setelah skuat City berselebrasi, Michael Oliver menganulir gol Jesus setelah menyimak video assistant referee (VAR). Dalam rekaman, bek City, Aymeric Laporte, kedapatan handball di kotak penalti Tottenham sebelum bola diterima Jesus.

Guardiola pun hanya bisa melongo. Laga kemudian berakhir sama kuat 2-2 yang membuat City tertahan di peringkat ketiga klasemen di bawah Liverpool dan Arsenal. Sang pelatih tampak frustrasi lantaran menuding wasit inkonsisten dalam penerapan VAR.

Pep mempertanyakan kenapa teknologi tersebut tak digunakan untuk mengecek pelanggaran Erik Lamela terhadap Rodri di kotak penalti. “Itu seharusnya penalti. Rodri terjatuh dan VAR saat itu tampaknya sedang istirahat,” kritik Guardiola, seperti dilansir Sky Sports, Minggu.

Situasi ini seperti menjadi deja vu bagi tim The Citizens. Mereka mengalami kejadian hampir serupa kala berjumpa Spurs di leg kedua perempat final Liga Champions musim lalu. Saat itu, gol Raheem Sterling tak disahkan wasit karena VAR menganggap Sergio Aguero berada dalam posisi offside. “Ini kali kedua [terjadi]. Jujur itu sulit, tapi memang inilah keadaannya,” rutuk Guardiola.

Di pekan pertama, gol Jesus ke gawang West Ham juga sempat dianulir VAR. Namun jika mau adil, teknologi itu juga beberapa kali membantu City, salah satunya ketika permohonan penalti West Ham dibatalkan setelah melihat VAR. Keputusan wasit berdasarkan VAR juga membuat Aguero mencetak gol keempat City ke gawang The Hammers lewat titik putih.

Mengacu aturan baru Liga Premier, keputusan Oliver menganulir gol Jesus ke gawang Spurs sebenarnya sudah tepat. Semua gol yang dalam prosesnya terdapat handball bakal dianulir meski ada unsur ketidaksengajaan. Ini agar wasit tidak perlu lagi mempertimbangkan niatan pemain dalam insiden-insiden bola mengenai tangan.

Sumber : JIBI/Solopos