Rekor PSIM Jogja di Derby Mataram Lebih Baik daripada Persis Solo

PSIM versus Martapura FC di Stadion Mandala Krida, Kamis (8/8/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
09 Agustus 2019 20:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Derby Mataram pada lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019) akan menjadi penentu juara paruh musim Grup Timur.

PSIM Jogja kini menempati puncak klasemen sementara dengan 18 poin dari sembilan laga. Adapun Persis Solo berada di peringkat ketiga dengan 16 angka, juga dari sembilan pertandingan. Laskar Mataram cukup bermain imbang untuk mengamankan posisi puncak.

PSIM jarang kalah saat bermain di markas Persis. Derby Mataram terakhir di kandang Persis Solo adalah 27 April 2013. Kedua tim bermain imbang 1-1. Sebelumnya, pada 4 April 2012, Laskar Mataram dan Laskar Sambernyawa berbagi angka 0-0. PSIM juga menahan seri Persis dengan skor 1-1 di Stadion Manahan pada 3 Januari 2011. Kekalahan terakhir PSIM di kandang Persis adalag pada 7 Oktober 2008. Saat itu PSIM kalah 1-2.

Sementara, pada Derby Mataram di Jogja, PSIM sering menuai hasil apik. Pada 26 Maret 2013, PSIM menang 4-1 atas musuh bebuyutannya tersebut di Stadion Mandala Krida. Sementara, pada 16 Maret 2012, PSIM menang 2-0 dan pada 18 Maret 2011 menang 1-0. Kali terakhir PSIM gagal meraih poin penuh di Stadion Mandala Krida adalah pada 16 April 2009 ketika kedua tim bermain imbang 0-0.

Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso akan mempersiapkan tim menghadapi Laskar Sambernyawa mulai Senin (12/8/2019) pekan depan atau empat hari sebelum pertandingan. Seusai mengalahkan Martapura FC 2-0, Kamis (8/8/2019), PSIM hanya sekali berlatih pada Jumat (9/8/2019).

“Ranggal 10-11 Agustus kami libur. Baru tanggal 12 Agustus kami persiapkan semuanya,” kata Aji, Jumat (9/8/2019).

Aji mengharapkan Cristian Gonzales dkk tetap mempertahankan posisi puncak klasemen agar target melaju ke delapan besar dan selanjutnya promosi bisa dicapai.