Gol Andik Bawa Madura Naik ke Posisi Kedua Klasemen Sementara Liga 1

Para pemain Madura United merayakan gol ke gawang Arema FC yang dicetak Andik Vermansah. - Liga-Indonesia.id
21 Juli 2019 07:57 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Berkat tendangan gol Andik Vermansyah, Madura United kini menduduki posisi kedua klasemen sementara Liga 1.

Tendangan bebas Andik Vermansah membawa Madura United menundukkan tamunya Arema FC dengan skor tipis 1 - 0 dalam pertandingan pembuka pekan ke-10 Liga 1 2019.

Bermain di Stadion Ratu Pamelingan di Pamekasan, Jawa Timur, gol Andik yang menjebol tamu dari Kota Malang itu terjadi pada menit ke-67.

Andik sendiri baru berlain selama 17 menit setelah masuk menggantikan Slamet Nurcahyo pada menit ke-50 dan itu terbukti menjadi keputusan tepat yang diambil pelatih Dejan Antonic.

Pertandingan derby Jatim ini merupakan pertemuan dan adu taktik dua pelatih yang sama-sama berasal dari negara pecahan Yugoslavia. Antonic berasal dari Serbia, sedangkan pelatih Arema Milomir Seslija berpaspor Bosnia-Herzegovina.

Dengan kemenangan ini, Madura United merangsek naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi nilai 17 atau berada 2 angka berselisih di belakang PS Tira-Persikabo yang menempati peringkat teratas.

Sementara itu, ini merupakan kekalahan keempat yang diterima Arema sepanjang Liga 1 musim ini sekaligus mengakhiri catatan hebat selalu memetik 3 poin di tiga pertandingan sebelumnya. Arema kini menghuni slot ke-10 dengan nilai 12.

Dejan Antonic langsung berterima kasih terhadap anak asuhnya atas kemenangan tersebut. Dia juga berterima kasih juga disampaikan kepada suporter yang hadir langsung dan menjadi saksi kemenangan yang membuat tim ini naik ke posisi kedua klasemen sementara.

“Terima kasih banyak untuk pemain saya dan terima kasih banyak untuk yang datang mendukung Madura [United]. Kami dapat skor yang kami perlukan 1 - 0. Kami dapat tiga poin dan kami naik lagi,” ujarnya sebagaimana dilansir laman resmi PT Liga Indonesia Baru, operator Liga 1.

Meski mendapatkan poin penuh, dia mengakui bahwa ini laga berat dari sisi mental dan psikologi. “Tidak berat secara fisik, tapi secara mental dan psikologi, karena kemarin kami kalah ke Papua [Persipura Jayapura] dan atmosfernya sedikit goyang. Anak-anak, mungkin takut kalau hilang poin lagi dan dapat masalah,” paparnya.

Sumber : Soccerway & Liga-Indonesia.id