Persatu Tuban dalam Tren Buruk, PSIM dalam Semangat Tinggi

Aji Santoso memimpin latihan PSIM menjelang lawan Persatu Tuban. - Istimewa/Dokumen PSIM Jogja
19 Juli 2019 22:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Persatu Tuban sedang dalam tren buruk menjelang melawan PSIM Jogja di Stadion Bumi Wali, Tuban, Sabtu (20/7/2019) sore. Sementara, PSIM sedang dalam semangat tinggi setelah dilatih Aji Santoso.

Ansak asuh Purwanto Suwondo itu kalah 0-1 dari Martapura FC 1-0 dan 0-3 dari Persiba Balikpapan di dua laga terakhir. Persatu juga waspada dengan kebangkitan Laskar Mataram setelah ditangani Aji Santoso.

“Pelatih mereka kaya pengalaman dan punya banyak variasi strategi. Tidak ada penjagaan khusus ke pemain tertentu. Semua pemain mereka berbahaya,” ucap Purwanto.

Aji Santoso akan mengembalikan pemain-pemain sesuai dengan posisi natural mereka. Di era Vladimir Vujovic, Raphael Maitimo dipasang sebagai sayap dan penyerang, tetapi Aji memastikan akan mengembalikan pemain naturalisasi ini ke posisi gelandang.   

“Harapannya, permainan akan lebih maksimal,” ucap Aji.

Perubahan tampuk kepelatihan dari Vladimir Vujovic ke Aji Santoso sudah membawa banyak perubahan. Kapten PSIM Cristian Gonzales mengakui motivasi pemain lebih terangkat menjelang pertandingan melawan Persatu.

“Metode latihan pelatih baru lebih disiplin, bagus, dan luar biasa. Kemarin juga bagus mungkin ada di 60 persen, tapi untuk sekarang 100 persen,” kata El Loco.