Cristian Gonzales Masih Mandul, Ini yang Akan Dilakukan Aji Santoso

Cristian Gonzales - Instagram PSIM Jogja Official
16 Juli 2019 21:12 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Striker veteran Cristian Gonzales masih mandul hingga pertandingan keempat PSIM Jogja di Liga 2 2019. Kehadiran Aji Santoso sebagai nakhoda baru di ruang kendali taktik Laskar Mataram memberi harapan baru bagi El Loco untuk mengembalikanketajamannya yang menguap di era Vladimir Vujovic.

Gonzales mengaku Aji Santoso telah tim membuat suasana tim menjadi lebih nyaman dan memompa moral pemain. “Semangat teman-teman jadi luar biasa. Tadi pagi, coach sudah ketemu dan kasih tahu apa yang dia mau ke depan, kami semua terima kasih,” kata Gonzales.

El Loco mengaku ketajamannya akan muncul dari dukungan rekan-rekannya. Saat PSIM dilatih Vlado, Gonzales sebenarnya cukup banyak menerima suplai bola. Di dua pertandingan terakhir, dia rata-rata menerima 5,6 operan per laga di sepertiga akhir lapangan, sementara rata-rata percobaan tembakannya tak lebih dari tiga kali per pertandingan. Pada pertandingan terakhir PSIM, dia hanya main di pengujung laga menggantikan striker Rudiyana.

Mandulnya Gonzales berimbas pada produktivitas tim. Dalam empat laga, Laskar Mataram hanya bisa mencetak tiga gol. Bahkan, PSIM tak pernah mencetak lebih dari satu gol di satu pertandingan.

“Itu bukan kerja saya sendiri. Saya harus bantu teman, kalau saya bisa cetak gol alhamdulillah, tetapi kadang-kadang bisa kadang tidak. Yang penting harus sama-sama kerja keras,” ucap Gonzales.

Sementara, Aji Santoso tak akan membuat program khusus untuk mengasah ketajaman El Loco. Dia menyiratkan akan mengupayakan suplai bola ke barisan depan menjadi lebih variatif.

“Sepak bola tidak bisa tergantung kepada satu pemain. Kami juga harus memikirkan, kenapa penyerang tidak bisa cetak gol. Kalau dia tidak dapat bola bagaimana? Sepak bola itu kompleks, tidak bisa hanya satu sisi. Dia tidak bisa cetak gol mungkin karena tidak ada umpan dari kiri-kanan dan tengah, jadi tidak bisa dilihat dari satu sisi,” ucap Aji.