Tanggapan Dedi M. Lawe soal Tuntutan Mundur dari Jabatan Sekjen Persis Solo

Dedi M. Lawe (persis/solo.id)
16 Juli 2019 20:57 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Sekjen Persis Solo, Dedi M. Lawe, menanggapi tuntutan dari kelompok suporter Persis, Pasoepati agar ia mundur dari jabatannya.

“Beberapa waktu lalu, Dedi mengatakan pemecatan manajer lama Persis Catur Prasetya karena dorongan suporter. Kini, kami menuntut Dedi yang mundur dari jabatannya,” kata Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, Senin (15/7/2019).

Dedi M. Lawe lantas menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan desakan itu dinilai sebagai bentuk kecintaan fans kepada klub kebanggan mereka. Dedi mengatakan akan melakukan pembenahan manajemen agar Persis keluar dari keterpurukan.

“Dalam waktu yang singkat kami harus menentukan siapa yang jadi pelatih kepala, asisten pelatih, manajer dan lainnya. Mari kita bersama mendukung klub ini agar tidak terjerembah lebih dalam di dasar klasemen,” terangnya saat dihubungi Solopos.com- jaringan Harianjogja.com, Senin. 

Persis Solo sendiri belum memetik kemenangan dari empat pertandingan yang sudah dilalui di Liga 2 Indonesia. Mereka mencatatkan tiga hasil imbang dan sekali kalah. Terbaru mereka cuma bermain imbang 0-0 melawan Martapura FC di Stadion Wilis.

Di laga itu, Persis membuat kekonyolan dengan salah memberikan nomor punggung kepada M. Sulthon sehingga mereka cuma bermain dengan 10 pemain. Di sisi lain, pelatih Agus Yuwono juga telah menyatakan mundur dari jabatannya.

Sumber : Solopos.com