Ini Kronologi Insiden Salah Nomor Punggung Penyebab Persis Hanya Main dengan 10 Orang

Persis Solo versus Martapura FC - Twitter @persisofficial
15 Juli 2019 00:37 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, MADIUN - Persis Solo hanya bermain dengan 10 pemain sejak pertandingan dimulai ketika ditahan imbang 0-0 oleh Martapura FC dalam laga pekan keempat Liga 2 2019 di Stadion Wilis, Madiun, Minggu (14/7/2019). Persis terpaksa turun dengan 10 pemain karena salah nomor punggung.

Muhammad Shulton Fajar tidak diperbolehkan main oleh pengawas pertandingan. M. Shulton harusnya menggunakan nomor punggung 44, namun di jerseynya adalah nomor 94.

Pengawas pertandingan, Mariyono, tak mengizinkan sang pemain ikut bermain. Kisruh itu sempat membuat kick off pertandingan mundur sekitar 15 menit. Asisten Pelatih Persis, Choirul Huda, menjelaskan Muhammad Shulton memang pemain tambahan di Persis. Mantan pemain Persibo Bojonegoro itu didaftarkan jelang penutupan pendaftaran pemain.

Choirul Huda tak mau menyalahkan salah satu pihak atas insiden yang membuat Persis hanya bermain dengan 10 orang tersebut. "Ada miss. Ada pengurus [Persis] yang berkoordinasi dengan pembuat jersey. Ada pengurus lagi yang berkoordinasi dengan pemain. Di situ ada miss," terangnya kepada awak media di Stadion Wilis seusai laga.

Ia menceritakan, mulanya ada pengecekan pemain di locker room. Setelah pengecekan nama, saat itu tak ada komplain. Sebelum bermain, barulah masalah ketidakcocokan nomor punggung dengan nomor yang diregistrasikan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu mencuat.

"Nomor punggung yang terdaftar 44, di jersey 94. Tadi kami punya argumen. Tadi sempat dimodif, 94 jadi 44. Tapi petugas pertandingan tidak mau," terang dia.

Huda memaparkan, ia sempat berkoordinasi dengan pengawas pertandingan. Pengawas pertandingan memberi izin untuk mengganti setelah diproses dan ada komunikasi dengan PT. LIB. Namun, akhirnya Persis tidak diperbolehkan mengganti pemain.

Sumber : JIBI/Solopos