Wajah Buruk Chelsea Polesan Frank Lampard

Chelsea - Reuters/Tony O\\\'Brien
11 Juli 2019 23:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Chelsea menampakkan wajah buruk pada pertandingan pertama di bawah asuhan Frank Lampard.

The Blues kerap kehilangan bola, mobilitas lambat hingga sering buntu dalam menyerang saat beruji coba melawan klub asal Irlandia, Bohemians, di Dalymount Park, Kamis (11/7/2019) dini hari WIB. Di laga perdananya melatih The Blues, Lampard gagal mencuri perhatian setelah timnya hanya bermain imbang 1-1.

Chelsea yang turun dengan mayoritas pemain muda sempat unggul di menit kedelapan lewat gol Michy Batshuayi. Striker Timnas Belgia itu menyambar bola muntah hasil sepakan Kenedy. Sayang kemenangan di depan mata The Blues sirna saat tembakan Eric Molly merobek gawang Jamie Cumming di menit ke-89.

Sepanjang laga, Chelsea kesulitan mengembangkan permainan meski menguasai bola hingga 59%. Juara Liga Europa itu hanya melepaskan 12 tembakan yang lima di antaranya meleset dari sasaran. Anak asuh Lampard juga terlalu mudah kehilangan bola melawan Bohemians yang levelnya dua tingkat di bawah Chelsea.

Di laga tersebut, Lampard memainkan 22 pemain yang masing-masing tampil selama 45 menit. Dari deretan pemain itu hanya Cesar Azpilicueta dan Pedro yang musim lalu menjadi pilar tim. Tiemoue Bakayoko dimainkan di babak kedua menyusul proses peminjamannya ke AC Milan yang telah kelar.

Eks striker Chelsea, Jimmy Floyd Hasselbaink, angkat bicara menyikapi performa kurang impresif Chelsea di bawah Lampard. Menurut Hasselbaink, para pemain terlalu banyak melakukan sentuhan bola sehingga menghambat mobilitas permainan. Selain itu dia menyoroti sejumlah pemain yang terlalu mudah kehilangan bola.

“Memindahkan bola dengan cepat adalah idenya. Kebanyakan tim sukses bermain dengan mengalirkan bola dengan cepat. Ini akan menjadi pelajaran bagi Frank,” ujar pemain yang mencetak 70 gol bagi Chelsea itu, dilansir Football London, Kamis.

Meski Chelsea gagal meraih kemenangan, Lampard mengaku puas dengan kerja keras anak asuhnya. Lelaki 41 tahun itu juga terkesan dengan penampilan para pemain mudanya di laga tersebut. Di laga kemarin Lampard memberi kesempatan pada pemain yang masih asing seperti Dujon Sterling, Marc Guehi, Conor Gallagher, hingga bek 17 tahun asal Belanda, Ian Maatsen.

Sementara itu, Pedro Rodriguez mengaku terkesan dengan komitmen Lampard menggembleng tim. Dia bercerita bagaimana sesi latihan berlangsung amat disiplin dengan tuntutan tinggi dan intens. Tak ada waktu untuk basa-basi di pekan pertama latihan.

“Latihannya sangat menuntut kerja keras, berintensitas tinggi, banyak melakukan pressing tanpa bola. Buat kami, sangat bagus bisa bekerja dengan Frank. Dia adalah legenda klub dengan banyak ide bagus,” puji Pedro, dilansir Sky Sports

Sumber : JIBI/Solopos