Meksiko, Penguasa Sejati Gold Cup

Jonathan Dos Santos (6) merayakan golnya untuk Meksiko ke gawang Amerika Serikat bersama Jorge Sanchez (22). - Reuters
08 Juli 2019 19:02 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Meksiko menegaskan diri sebagai penguasa Concacaf, setelah menundukkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor tipis 1 - 0 pada final Gold Cup di Stadion Soldier Field di Chicago Senin (8/7/2019) pagi WIB.

Meksiko meraih gelar kedelapan mereka sepanjang sejarah berkat gol semata wayang yang dilesakkan Jonathan dos Santos Ramires pada menit ke-73 dengan memaksimalkan umpan dengan tumit dari Raul Jimenez.

Gold Cup, turnamen antaranggota Concacaf, dimulai pertama kali pada 1991 untuk menggantikan Kejuaraan Concacaf yang sebelumnya digelar pada 1963 hingga 1989.

Pada era Kejuaraan Concacaf, Meksiko tiga kali tampil sebagai juara pada edisi 1965, 1971, dan 1977, sedangkan di era Gold Cup tujuh gelar sebelumnya mereka raih pada edisi 1993, 1996, 1998, 2003, 2009, 2011, dan 2015.

Timnas AS menjuarai Gold Cup sebanyak enam kali yakni pada edisi 1991, 2002, 2005, 2007, 2013, dan 2017, sedangkan di era Kejuaraan Concacaf, AS hanya satu kali menjadi runner up pada 1989.

Kapten Timnas Meksiko Jose Andres Guardado mengatakan gelar juara ini merupakan alasan mengapa skuat berjuluk El Tri berada di AS. “Kami telah melakukannya [meraih juara] dan ini tak akan terlupakan. Kami sangat senang, Seluruh anggota tim spektakuler.”

"Saya pikir kami sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik. Mereka bisa mendapatkan momentum pada babak kedua dan mendapatkan gol. Ini cara yang sulit untuk menerima kekalahan," kata gelandang Amerika Michael Bradley.

Sebenarnya pertandingan berjalan berimbang. Pada babak kedua pun, di tengah Meksiko mampu mencetak gol, AS memiliki dua peluang emas.

Pada menit ke-51 sundulan kepala yang deras dari pemain AS Jordan Morris hampir masuk gawang Meksiko untuk membuka skor, tetapi kapten sekaligus bek Andres Guardado menyapu bola dengan kepala tepat di garis gawang.

Pada menit ke-87 AS hampir mampu menyamakan kedudukan, tetapi serbuan veruntun tuan rumah masih bisa dicegah masuk gawang setelah Hector Moreno berjibaku menahan bola dengan wajahnya.

Meksiko pun memiliki peluang selain yang menjadi gol. Pada menit ke-16 Guardado tampak siap untuk memanfaatkan umpan silang dari kiri, tetapi mendadak muncul gelandang AS Paul Arriola yang menunda Guardado pada detik terakhir.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia