Pelatih Kalteng Putra Menganggap Kemenangan PSS Dipengaruhi Wasit

Pemain dan ofisial Kalteng Putra melayangkan protes ke hakim garis yang bertugas di laga Kalteng Putra melawan PSS Sleman, Minggu (7/7/2019). - Harian Jogja/Jumali
07 Juli 2019 22:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera tak puas dengan kepemimpinan wasit saat timnya dibekuk PSS Sleman 0-2 dalam laga pekan ketujuh Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (7/7/2019) malam.

Gomes mengatakan kekalahan timnya disebabkan hilangnya konsentrasi pemain dan kinerja wasit yang buruk.

“Saya sudah mengatakan agar tidak terlalu emosi, karena masih banyak pertandingan yang akan kami hadapi. Gol pertama PSS offside, gol kedua karena dipengaruhi wasit. Wasit yang mengendalikan penuh pertandingan malam ini,” kata pelatih asal Brasil ini.

“Sekarang kami benahi. Kami perbaiki penyelesaian akhir, karena banyak peluang yang gagal menjadi gol.”

Saat PSS bermain baik, Kalteng Putra bermain tanpa konsentrasi yang bagus. Gol kedua Super Elang Jawa lahir karena koordinasi buruk di lini belakang. Pemain Kalteng Putra mengira Haris Tuharea berdiri di posisi offside kala menyambut umpang lambung Purwaka Yudi. Padahal, Haris jelas di posisi onside. Penyerang sayap 24 tahun itu pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang Kalteng Putra.

Sementara, gol pertama PSS di menit ke-25 diciptakan lewat sambaran kaki Haris terhadap bola muntah tembakan Brian Ferreira. Dalam tayangan ulang, gol tersebut juga bersih dan Haris tak berada di posisi offside.