Pelatih Lebih Suka Permainan PSS Saat Menghadapi Persija daripada Kalteng Putra, Ini Alasannya

Gelandang PSS Brian Ferreira menjaga bola dari tekanan penyerang Kalteng Putra Ferinando Pahabol - Harian Jogja/Jumali
07 Juli 2019 22:27 WIB Jumali & Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman memetik tiga poin saat menghadapi Kalteng Putra di laga pekan ketujuh Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (7/7/2019) malam. Super Elang Jawa menang 2-0. Namun, dari sisi permainan, Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro kurang begitu puas.

Menurut Seto, dibandingkan dengan saat menghadapi Kalteng Putra, penampilan anak asuhnya malah lebih baik ketika dikalahkan Persija Jakarta, Rabu (3/7/2019). Alasan Seto sederhana. Pemain PSS mengkreasi lebih banyak peluang ketika menghadapi Macan Kemayoran, meski akhirnya kalah 0-1.

“Kami beruntung bisa menang dari Kalteng Putra. Sebab, daripada saat melawan Persija, pertandingan kali ini memang minim peluang. Saat lawan Persija kami banyak punya peluang tetapi tidak ada gol. Kali ini peluang minim, tetapi lebih berbahaya dan menjadi gol,” kata Seto seusai pertandingan.

Berdasasarkan catatan Harian Jogja, PSS Sleman mencoba 24 kali membawa bola ke sepertiga akhir lapangan dan melepaskan sembilan percobaan tembakan, kebanyakan terjadi di babak kedua, saat kalah dari Persija Jakarta. Sementara, ketika mengalahkan Kalteng Putra, Super Elang Jawa mencoba 21 kali membawa bola ke sepertiga akhir lapangan dan enam kali mencoba melepaskan tembakan, kebanyakan justru di babak pertama.

Seto mengatakan anak asuhnya mulai kedorotan menghadapi Kalteng Putra di babak kedua. Indikasinya, terlihat banyak pemain yang kram dan kurang disiplin. Dia sangat senang dengan tiga poin ini karena bisa menambah motivasi pemain untuk melawan Persebaya di pekan kedelapan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019).

“Kami harapkan ini bisa jadi motivasi mereka tampil lebih baik saat menjamu Persebaya.”