Ini Alasan Manajemen PSIM Jogja Beri Libur Panjang Seusai Timnya Kalah di Kandang

Manajemen dan pemain PSIM Jogja berfoto bersama di Monumen PSSI, Jumat (12/4/2019) sore - Harian Jogja/Jumali
04 Juli 2019 15:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSIM Jogja akhirnya angkat bicara terkait dengan alasan meliburkan pemain seusai menelan kekalahan dari Persik Kediri di kandang, Senin (1/7/2019) lalu.

Jeda waktu yang cukup panjang sebelum menjamu PSBS Biak, Minggu (14/7/2019) dan telah dilakoninya 3 pertandingan dalam rentang 10 hari menjadi alasan kenapa manajemen PSIM Jogja memberikan libur cukup lama kepada para punggawanya.

"Kami mulai latihan lagi Sabtu (6/7/2019) sebagai persiapan untuk menghadapi PSBS Biak. Setelah tur Pulau Kalimantan 22, dan 26, serta pertandingan tanggal 1, pelatih kepala merasa perlu memberikan libur untuk menghindari kejenuhan," kata Manajer PSIM Jogja, Effendi Syahputra, Kamis (4/7/2019).

Menurut Effendi, adanya tiga pertandingan dalam 10 hari cukup banyak menguras fisik dan mental pemain. Oleh karena itu diharapkan dengan diberikan libur cukup panjang, maka masalah kebugaran dan peningkatan mental akan mengalami kemajuan jelang menghadapi PSBS Biak.

Selain itu, Effendi memandang perlu adanya evaluasi besar-besaran terhadap penampilan tim. Sebab, banyak gameplan yang disiapkan tidak berjalan semestinya dalam tiga pertandingan terakhir.

"Mungkin komunikasi saja. Karena apa yang diterapkan di latihan berbeda ketika di lapangan. Ini yang mesti kami cari titik temunya. Jika evaluasi harus menjadi jalan PSIM lebih baik ke depan, maka semu anggota tim siap untuk dievaluasi,"tandas Effendi.

"Nantinya akan ada rapat tim seusai libur," cetus Effendi.