Babak I Persija Vs PSS: Serangan Tak Seimbang & Lini Belakang Lengah, PSS Tertinggal 0-1

Marko Simic - Antara/Sigid Kurniawan
03 Juli 2019 16:32 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BEKASI—PSS Sleman tertinggal 0-1 dari Persija Jakarta hingga akhir babak pertama pertandingan pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (3/6/2019) sore. Ketidakseimbangan serangan dan lemahnya konsentrasi lini belakang menjadi biang kekalahan menjelang turun minum.

Marko Simic menjebol gawang PSS di menit ke-25 memanfaatkan kelengahan Asyraq Gufron dan Jajang Sukmara dalam menutup ruang di kotak penalti. Simic memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak dari sisi kiri serangan Persija, kemudian dengan cepat menembak bola ke gawang Ega Rizky, meninggalkan Jajang Sukmara yang sudah terkecoh dan tidak mampu mengantisipasi tembakan striker asal Kroasia tersebut.

PSS Sleman bermain apik hingga pertengahan babak pertama. Brian Ferreira menjadi motor serangan yang tampil sangat menonjol. Dari lima percobaan tembakan ke gawang Persija, tiga dilepaskan Brian. Namun, dari lima percobaan tembakan, hanya satu yang terarah.

Selain Brian, PSS juga sangat tergantung dengan pergerakan Rangga Muslim di sisi kanan. Dari 11 percobaan PSS membawa bola ke sepertiga akhir lapangan, Brian dan Rangga berperan dalam delapan percobaan.

Di sisi lain, Haris Tuharea yang menjadi penyerang sayap kiri tak banyak berperan. Performanya cenderung buruk. Dia hanya mencoba satu kali menusuk lini pertahanan Persija, tetapi bola yang dia bawa direbut Feby Eka Putra. Di menit ke-30, Haris Tuharea juga berkesempatan menyamakan kedudukan setelah menerima umpan lambung dari Rangga Muslim. Sayang, bola tandukannya melenceng di sisi kiri gawang Shahar Ginanjar.

Penampilan medioker Haris ditambah dengan performa pas-pasan Jajang Sukmara yang terkunci di area pertahanan sendiri tanpa sempat membantu Haris yang kerepotan menghadapi bek kanan Persija Novri Setiawan.

Di saat serangan PSS Sleman tidak seimbang, Persija mampu bermain baik di semua lini. Feby Eka dan Riko Simanjuntak berulang kali bertukar peran di sayap kiri dan kanan. Duo fullback mereka tampil prima. Dany Saputra akktif membantu upaya serangan, sedangkan Novri Setiawan sukses mematikan pergerakan Haris Tuharea dan bikin Jajang Sukmara jeri.