Lawan Persija Besok Sore, PSS Harus Manfaatkan Keuntungan Ini

Penyerang PSS Rangga Muslim (kiri) berebut bola dengan bek Bhayangkara FC Anderson Salles. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
02 Juli 2019 19:42 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BEKASI—PSS Sleman punya keuntungan daripada Persija Jakarta sebelum keduanya bertemu dalam laga pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (3/7/2019) sore.

 PSS Sleman punya catatan positif ketika melakoni laga tandang. Pada lawatan terakhir sebelum libur Lebaran pada 31 Mei lalu, PSS Sleman berhasil menahan imbang 1-1 Persipura Jayapura di Stadion Mandala.

Super Elang Jawa kini berada di peringkat ke sembilan dengan nilai enam dari sekali menang dan tiga kali seri. Di sisi lain, Macan Kemayoran belum sekali pun meraih kemenangan. Dalam empat pertandingan, Persija masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen dengan nilai dua, di atas Barito Putera di peringkat ke-17 dan sang juru kunci sementara Persela.

Selain itu, dari segi kebugaran pemain, PSS Sleman punya keuntungan lebih banyak dibandingkan dengan calon lawan. Persija baru saja bertanding melawan Borneo FC pada laga leg pertama semifinal Piala Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu (29/6/2019) lalu. Persija menang 2-1.

Walhasil, Persija tidak punya waktu banyak untuk pemulihan sebelum berjumpa PSS Sleman. Sementara, laga terakhir PSS adalah hasil seri 1-1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019)  dua pekan lalu.

Dengan waktu istirahat mencapai 12 hari, penggawa Super Elang Jawa yang cedera mulai pulih dan bisa dimainkan. Purwaka Yudi, Rangga Muslim, dan Ega Rizky bisa turun melawan Persija meski kondisi fisik mereka sempat bermasalah.

“Ada beberapa pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen. Akan tetapi, tim medis merekomendasikan mereka bisa bermain. Kami akan coba maksimalkan,” kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro pada sesi jumpa pers di Stadion Patriot, Selasa (2/7).

Menurut Seto, Persija tidak bisa dianggap enteng meski kini terjerembab di papan bawah. Mereka punya skuat dengan kualitas nyaris merata, baik pemain inti maupun cadangan.

“Apalagi di dua pertandingan terakhir mereka meraih hasil positif sejak berganti pelatih [dari Ivan Kolev ke Julio Banuelos]. Ini yang kami waspadai, Persija mulai bangkit,” kata Seto. 

Seto memgatakan lini pertahanan PSS Sleman terus dipoles karena dari empat pertandingan, gawang PSS Sleman selalu jebol.

“Ini jadi catatan kami. Kami sudah antisipasi agar tidak berulang nantinya. Mudah-mudahan bisa direaliasikan, utamanya dalam antisipasi serangan balik dan bola silang dari mereka.”