Jadwal Berat Bulan Juli Akan Merugikan PSS

Pemain PSS berlatih di Lapangan Yogyakarta Independence School, Senin (24/6/2019). - Harian Jogja/Jumali
24 Juni 2019 20:02 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman terancam kelelahan dan badai cedera Juli depan. PT Liga Indonesia Baru (LIB) merilis jadwal baru yang mengharuskan Super Elang Jawa memainkan tujuh pertandingan dalam satu bulan atau nyaris dua laga per pekan.

PSS Sleman akan dijamu Persija Jakarta, Rabu (3/7/2019). Empat hari berselang, PSS bermain di kandang Kalteng Putra, Minggu (7/7/2019). Setelah itu, PSS menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (13/7/2019);  menjamu PSIS Semarang, Rabu (17/7/2019); bertandang ke Bali United, Senin (22/7/2019), menjamu Barito Putera, Sabtu (27/7/2019); dan melakoni partai tunda pekan keempat melawan tuan rumah Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Madura, Rabu (31/7/2019).

“Ini tidak ideal. Jelas kami dirugikan. Harusnya ada protes, idealnya kan sepekan sekali sehingga pertandingan bisa persiapkan dengan maksimal,” kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro di sela-sela latihan di Lapangan Yogyakarta Independence School, Senin (24/6/2019).

Seto khawatir dengan kebugaran pemain. Bahkan, badai cedera berpotensi datang. Situasi semakin pelik karena kualitas pemain pelapis dan utama tidak sepadan. Dalam empat laga awal, Seto tak banyak mengubah starting eleven.

“Mungkin untuk skuat dengan kedalaman bagus, jadwa; ini tidak masalah. Kami hanya berharap mudah-mudahan kualitas pemain sama. Ini bisa jadi pembuktian tim pelapis, karena kami akan banyak merotasi pemain.

PSS Sleman punya waktu cukup panjang selepas bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC, Jumat (21/6/2019).

“Sepekan ini kami maksimalkan waktu untuk pembenahan. Untuk kekuatan Persija saya belum tahu,” ucap Seto.