Mandala Krida Belum Bisa Dipakai, PSIM Kembali ke Bantul

Stadion Mandala Krida - Antara
24 Juni 2019 17:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Stadion Mandala Krida belum bisa dipakai oleh PSIM Jogja untuk menggelar laga Liga 2 2019 dalam waktu dekat karena persoalan birokrasi. Laskar Mataram pun bakal kembali memakai Stadion Sultan Agung di Bantul untuk sementara.

Bambang Susanto, CEO PT PSIM Jaya, perusahaan pengelolaan PSIM, menyatakan Stadion Sultan Agung adalah opsi yang paling masuk akal. Lagipula, fasilitas di Stadion Mandala Krida belum sepenuhnya komplet.

“Kami juga memikirkan mengenai kondisi stadion larena belum adanya pagar pembatas penonton. Kalau memang nanti [Mandala Krida] belum siap, terlalu berisiko, ya lebih baik ke Bantul dulu tidak apa-apa,” ujar dia, Senin (24/6/2019).

“Kami ingin Mandala Krida benar-benar aman dulu untuk pertandingan. Dengan belum adanya pagar, satu penonton saja yang masuk lapangan, itu sudah membuat kerugian besar untuk tim,” ujar dia.

Bambang juga belum mengetahui kesiapan rumput Stadion Mandala Krida. Padahal, pemain butuh adaptasi terhadap rumput yang kini masih dalam tahap perawatan sebelum menjalani pertandingan di stadion tersebut. “Tentu pemain juga harus mencobanya,” ucap Bambang.

PSIM Jogja tidak bisa memakai Stadion Mandala Krida pada pertandingan kandang pertama Grup Timur Liga 2 2019 menjamu Persik Kediri, Senin (1/7/2019).

Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY belum memberikan izin kepada manajemen Laskar Mataram untuk menggunakan stadion berkapasitas 40.000 penonton tersebut.

“Sampai kini kami baru membuat surat dari Kepala Dinas Dikpora DIY kepada Sekda DIY terkait laporan penggunaannya,” kata Kepala BPO Disdikpora DIY, Eka Heru Prasetya.

Menurut Eka, sejak diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, pada 10 Januari lalu itu, stadion tersebut belum bisa digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola, apalagi pertandingan yang dihadiri penonton dalam jumlah besar.

Selain itu, birokrasi penggunaan Stadion Mandala Krida juga cukup panjang dan sekarang masih berada di tahap awal. Saat ini, Disdikpora DIY masih membuat laporan serah terima Stadion Mandala Krida dari kontraktor. Laporan itu dikirim kepada Sekda DIY, kemudian dikaji oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY.

“Mungkin sekitar sebulan untuk prosesnya,” ujar Eka.