Argentina Masih Mengecewakan meski Sukses ke Perempat Final

Argentina - Reuters/Henry Romero
24 Juni 2019 16:32 WIB Ahmad Baihaqi Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA  - Argentina lolos dari lubang jarum dan memperpanjang napas di Copa America 2019. Albiceleste melaju ke perempat final dengan permainan mengecewakan.

Argentina cuma meraih satu poin di dua laga awal fase penyisihan grup Copa America 2019. Mereka pun wajib menang di laga terakhir melawan Qatar, sembari berharap Paraguay dibekuk Kolombia agar bisa lolos.

Argentina akhirnya berhasil keluar dari lubang jarum tersebut. Argentina sukses mengalahkan Qatar 2-0 di Arena do Gremio, Porto Alegre, Senin (24/6/2019) dini hari WIB. Dua gol Tim Tango itu dilesakkan oleh Lautaro Martinez dan Sergio Aguero.

Argentina pun memastikan diri lolos ke perempatfinal sebagai runner up Grup B Copa America 2019. Pasalnya di laga lain, Paraguay takluk 0-1 di tangan Kolombia. Kolombia sendiri keluar sebagai juara Grup B.

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, puas dengan performa timnya. Dia menyebut bermain tanpa rasa takut adalah kunci sukses timnya memenangi laga ini. Meski dia mengakui ada sejumlah sektor yang perlu diperbaiki.

"Masih ada beberapa hal yang mesti kami tingkatkan, tapi kami puas. Kami membutuhkan pertandingan yang bisa meningkatkan kepercayaan diri," kata Scaloni seperti dikutip dari Omnisport.

"Utamanya pada babak kedua, kami bermain tanpa rasa takut. Kami harus melakukan penyesuaian pada beberapa hal melawan lawan dengan tipe yang lain," imbuhnya.

Padahal, Argentina bermain mengecawakan. Trio gelandang, Rodrigo de Paul, Giovani Lo Celso, dan Leandro Paredes tak bisa mendominasi lini tengah dan kesulitan mengalirkan bola ke barusan penyerang yang diisi Lionel Messi sebagai second striker serta duet tombak kembar Lautari Martinez dan Sergio Aguero.

Messi sekali lagi "menghilang" dari permainan Argentina. Dia bermain terlalu ke dalam dan gocekannya tak bisa membongkar pertahanan Qatar. Messi bahkan tak sekali pun mengancam gawang Qatar dan lebih banyak gagal menggiring ketimbang menembak. Dengan performa pas-pasan seperti ini, Argentina bakal kesulitan di delapan besar.