ASEAN Akan Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama Piala Dunia 2034

Stadion Internasional Khalifa di Doha, ibu kota Qatar, salah satu venue Piala Dunia 2022. - Reuters
24 Juni 2019 05:37 WIB Iim Fathimah Timorria Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANGKOK — Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha menyatakan negara-negara Asia Tenggara bakal mengajukan pencalonan sebagai ruan rumah Piala Dunia 2034. Hal ini diungkapkan Prayuth usai melakukan pertemuan dengan para kepala negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) di Bangkok, Mingggu (23/6/2019).

Sejak digelar pertama kali pada 1930, Piala Dunia baru sekali terlaksana di benua Asia, yakni ketika Jepang dan Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama pada 2002. Piala Dunia akan kembali ke Asia pada 2022 mendatang dengan Qatar sebagai tuan rumah.

"Para kepala negara telah menyatakan dukungan supaya kawasan ini menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pada 2034, jika mungkin," kata Prayuth seperti dikutip Reuters.

"Saya ingin mengajak seluruh penduduk Asean untuk mendukung asosiasi persepakbolaan di negara masing-masing untuk mewujudkan mimpi ini," sambungnya.

Kawasan Asean adalah rumah bagi lebih dari 640 juta orang. Kawasan ini memiliki populasi penikmat sepakbola yang besar kendati tim nasional negara-negara Asean belum pernah lolos ke fase final Piala Dunia.

Gagasan ASEAN menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama kali muncul pada awal dekade ini. Sejumlah advokat menilai pencalonan sebagai tuan rumah dapat membantu meningkatkan profil dan integrasi kawasan.

Meski demikian, pengamat mengatakan masih banyak hal yang harus dilakukan untuk memperjelas bagaimana 10 negara melanjutkan pencalonan, termasuk kemungkinan memasukkan satu tim regional yang mewakili pemain terbaik dari wilayah tersebut.

“Menjadi tuan rumah Piala Dunia akan meningkatkan posisi global ASEAN, dan pertama kalinya sebuah blok antarpemerintah regional akan menjadi tuan rumah acara olahraga yang sangat penting,” kata Fuadi Pitsuwan, seorang pengamat kebijakan publik di Universitas Chiang Mai.

Jika pencalonan ini dilanjutkan, ASEAN juga akan bersaing dengan China yang secara umum dipandang sebagai kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah turnamen ini.

"Ada sesuatu yang dapat diraih dari proses pencalonan itu sendiri. Memenangi pencalonan adalah hal kedua, yang terpenting pencalonan ini dapat menggalang regionalisme Asean dan menciptakan rasa kebersamaan," katanya.

Piala Dunia edisi 2002 adalah satu-satunya Piala Dunia yang diselenggarakan oleh lebih dari satu negara, tetapi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan bersama-sama menggelar turnamen ini pada 2026.

Sejauh ini, Myanmar dan Thailand telah menyatakan minatnya untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia U-20 pada 2021. Indonesia juga dikabarkan berminat menjadi tuan rumah tunggal ajang tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia