Kantor Dirusak, PT PSS Pertimbangkan Tinggalkan Stadion Maguwoharjo

Viola Kurniawati - Instagram Veeola
23 Juni 2019 20:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PT Putra Sleman Sembada (PSS), perusahaan pengelola PSS Sleman mempertimbangkan pemindahan kantor mereka di kompleks Stadion Maguwoharjo ke tempat lainnya. Kantor PT PSS dirusak suporter seusai PSS Sleman bermain imbang 1-1 dengan tamunya, Bhayangkara FC, pada laga Liga 1 2019, Jumat (21/6/2019) petang.

Bagian depan kantor perusahaan rusak dan sampai kini masih digaris polisi. Suporter juga mengeroyok Manajer Umum PSS Junior Johannes Sugianto di pinggir lapangan, dekat para pemain dari dua tim biasa berdiri sebelum memasuki lapangan.

“Kami mempertimbangkan memindahkan lokasi kantor. Lagipula aktivitas harus jalan terus,” kata CEO PT Putra Sleman Sembada Viola Kurniawati kepada Harianjogja.com, Minggu (23/6/2019) petang.

Viola tidak tahu menahu alasan perusakan kantor PT dan dia mengecam keras aksi tersebut. Viola telah melapor ke polisi.

“Kepolisian sudah olah TKP kemarin. Karena ketika perusakan, polisi juga ada di tempat kejadian,” lanjut Viola.

Viola menyatakan PT PSS sangat terbuka kepada suporter yang akan berdiskusi dan menyampaikan pendapatnya karena masukan dari suporter penting untuk kemajuan klub.

“Saya selalu terbuka untuk diskusi. Mohon doa, semoga insiden yang sama tidak terulang.”

Hingga Minggu (23/6/2019) tidak ada pernyataan resmi dari kelompok suporter PSS, BCS, terkait dengan perusakan kantor dan pemukulan Johannes Sugianto. Koordinator BCS yang dihubungi sejak Sabtu tidak membalas pesan melalui aplikasi WhatsApp maupun mengangkat telepon.