Ferry Anto Lebih Religius Setahun Terakhir

Ferry Anto - JIBI/Solopos/Dok
21 Juni 2019 23:37 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Mantan striker PSS Sleman dan Persis Solo, Ferry Anto, hilang ditelan ombak di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (20/6/2019). Mantan rekannya di Persis, Agung Prasetyo, melihat Ferry sebagai sosok ramah serta pemimpin alami di lapangan hijau.

Setahun terakhir, dia mengaku masih kerap bertemu dengan pemilik nomor 17 di Persis Solo itu. Masjid Marwah yang terletak di Semanggi menjadi salah satu tempat yang sering mereka sambangi.

Di tempat ibadah itulah Ferry dan Agung mengikuti kajian agama yang biasa digelar selepas Salat Maghrib. “Saya lihat dia lebih religius beberapa waktu terakhir. Dia ingin lebih mempelajari agama,” ujar Agung.

Bagi Haryadi, mantan bek Persis Solo, Ferry Anto adalah teman setia di kalah senang maupun susah. Ingatannya langsung melayang saat Laskar Sambernyawa dilanda krisis finansial yang membuat pemain telat gajian, medio 2009-an. Saat itu dia dan Ferry kerap hanya makan mi instan di mes Persis selama sebulan. “Kalau teringat itu rasanya sedih sekali,” tutur Asisten Pelatih Persis Solo musim 2018 itu.

Dia bersama Ferry kerap menjadi tempat curhat pemain Persis lain tentang masalah gaji. Mereka tak lelah mewanti-wanti awak Persis agar tetap semangat berlatih meski tengah berada dalam keterbatasan. “Dulu kami memang dituakan.”

Haryadi tetap menyimpan harapan Ferry Anto dan putri bungsunya, Freya, dapat ditemukan meski dia mengakui peluang itu kecil. “Semua berdoa untuk keselamatannya dan keluarga.”

Pentolan Pasoepati, M. Badres, menganggap Ferry Anto adalah salah satu idolanya di sepak bola. Dia masih menyimpan deretan jersey match yang pernah dikenakan sang pemain selama berkarier di sepak bola. Tak hanya Persis, Badres menyimpan jersey match worn Ferry selama di Persebi hingga saat berkarier di Sumatra.

Kedeketan mereka tak lepas karena keduanya adalah penggemar Juventus. “Semua jersey-nya masih lengkap, kecuali jersey-nya saat di PSS Sleman yang diminta dirigen Slemania,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Solopos