Ini Respons Manajemen Persis Solo terhadap Ancaman Boikot dari Suporter

Manajer Persis Solo Catur Prasetya - istmewa
21 Juni 2019 23:17 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, memutuskan untuk memboikot laga-laga Laskar Sambernyawa selama semusim, kecuali pertandingan melawan PSIM Jogja. Keputusan ini diambil dalam acara diskusi dan halalbihalal yang diselenggarakan DPP Pasoepati di Grand Sae Hotel, Kamis (20/6/2019) malam WIB.

Setidaknya ada empat poin yang muncul dalam pertemuan tersebut. Salah satu yang paling krusial adalah pemboikotan Pasoepati pada laga Persis Solo sepanjang musim 2019 baik home maupun away, kecuali laga derby Mataram melawan PSIM Jogja. Pasoepati kecewa terhadap manajemen.

Manajer Persis, Catur Prasetya, mengatakan tak ingin berpolemik dengan suporter. Ia masihberada di Kota Tenggarong, Kalimantan Timur, mengawal Persis yang akan berlaga di pertandingan pertama Liga 2 melawan Mitra Kukar, Sabtu (22/6/2019).

“Saat ini saya masih konsentrasi untuk dua laga away di Kalimantan. Itu jadi prioritas saat ini,” ujarnya saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (21/6/2019).

Catur mengatakan prioritas keduanya adalah mempersiapkan panitia penyelenggara (panpel) baru setelah Ketua Panpel Persis lama, Muh. Badres, mengundurkan diri beberapa hari sebelum launching tim. Ia bertekad membentuk tim panpel yang baik di Madiun.

“Prioritas ketiga saya adalah duduk bersama bersama suporter. Saya ini kan baru ditunjuk langsung mempersiapkan tim dan laga awal Persis. Mari kita berkumpul bersama. Manajemen siap berkomunikasi dengan suporter untuk kemajuan sepak bola Solo dan target Persis ke Liga 1,” paparnya.

Sumber : JIBI/Solopos