Preview Ekuador Vs Chile: Pembuktian Alexis Sanchez

Timnas Chile - Reuters/Henry Romero
21 Juni 2019 22:47 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA -  Penampilan Alexis Sanchez anjlok sejak pindah dari Arsenal ke Manchester United. Sanchez terpinggirkan di skuat Setan Merah, baik ketika dilatih Jose Mourinho maupun Ole Gunnar Solkjaer.

Jika dikaitkan gaji dengan rasio golnya di Arsenal (169 gol per menit), Sanchez dibayar 104.000 paun (Rp1,8 miliar) per gol. Ironisnya, di United, Sanchez yang memble dengan mencatat rasio 554 menit per gol, dia digaji 4,57 juta paun (Rp82 miliar) per gol.

"Semoga suatu saat Alexis bisa menjawabnya [keraguan atas penampilannya] karena penampilannya benar-benar buruk baik di bawah kendali Mourinho maupun Solkjaer," ujar Guillermo Cancino, jurnalis Chile, kepada Sky Sports, seperti dilansir tribuna.com, Kamis (20/6/2019).

Meski kesan medioker mulai menempel pada pundaknya, El Nino Maravilla bertekad memberikan penampilannya yang berbeda ketika membela Chile di Copa America 2019. Sanchez menyokong satu gol dan satu assist ketika Chile membantai Jepang 4-0 pada partai perdana timnya pada Grup C.

Sanchez bisa jadi akan kembali tampil gemilang ketika Chile bersua Ekuador pada laga kedua Grup C di Arena Fonte Nova, Salvador, Sabtu (22/6/2019) pukul 06.00 WIB. Pada duel terbaru kedua tim, Sanchez menyumbang gol penentu kemenangan saat Chile menekuk Ekuador 2-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmebol, Oktober 2017 lalu.

Ekuador sendiri belum pecah telur di Copa America ini. Mereka dibantai 0-4 oleh pencetak rekor juara Copa America, Uruguay, pada partai perdana mereka di Grup C. Meski begitu, Ekuador pernah membantai Chile 3-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018, Oktober 2016 silam. 

Sumber : JIBI/Solopos