Doa untuk Ferry Anto Terus Mengalir

Ferry Anto - JIBI/Solopos/Dok
20 Juni 2019 17:32 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO — Kabar hilangnya eks pesepak bola Ferry Anto di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, membuat para pemain dan suporter Persis Solo terhenyak. Persis adalah klub terakhir yang diperkuat Ferry Anto sebelum gantung sepatu pada 2016.

Gelandang Persis Solo, Susanto, mengaku terkejut saat mendengar kabar rekannya itu terseret ombak di Pantai Baru. Saat itu Susanto tengah melakukan perjalanan dengan penggawa Persis menuju Tenggarong, Kalimantan Timur, untuk laga perdana Persis Solo di Liga 2 2019 melawan Mitra Kukar.

“Sangat kaget. Meski sudah tidak satu tim, saya masih sering latihan bareng Ferry Anto saat libur kompetisi,” ujar Susanto yang bersama Ferry Anto pernah membawa Persis juara Piala Kapolda 2015, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (20/6/2019).

Dia mengharapkan Ferry Anto dan anak bungsunya, Freya Fajrina, segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Doa serupa disampaikan Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo. Ferry Anto sendiri adalah salah satu figur yang dicintai suporter saat masih aktif bermain. “Kami berharap Mas Ferry Anto dan anaknya segera ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat,” ujar Rio.

Asisten Pelatih Persebi Boyolali, Ahmad Arif, turut mendoakan Ferry Anto. “Ya Allah, semoga engkau beri keselamatan untuk adikku ini,” ujar lelaki yang pernah membela Persis dan Arseto Solo itu.

Ferry Anto bersama sang putri belum ditemukan. Mereka  hilang terseret ombak di Pantai Baru pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Ada tiga korban selamat dalam kejadian tersebut yakni putri pertama Ferry Anto, Felicia, dan dua keponakannya, Afdal dan Shela.

Ferry Anto lama memperkuat Persis. Dia juga pernah bermain di PSS Sleman selama satu musim pada 2010-2011. 

Sumber : JIBI/Solopos