Eks Pemain PSS & Persis Tertelan Ombak di Area Palung, Nelayan Pun Takut Melaut

Ferry Anto - JIBI/Solopos/Dok
20 Juni 2019 23:07 WIB Ujang Hasanudin Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL— Eks pemain PSS Sleman dan Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro, dan anaknya Freya Fajrina Dwi, 7, tertelan ombak Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul Kamis (20/6/2019) pagi dan sampai sekarang belum ditemukan.

Ferry dan Freya hilang di area palung ketika gelombang sedang tinggi dan bikin ciut nyali nelayan. “Tempat mereka berdua terbawa ombak ada di area palung,” kata anggota SAR Wilayah 4 Bantul, Yanuri, Kamis malam.

Di kawasan tersebut, menurut dia, terdapat informasi berupa bendera dan tulisan peringatan bahaya.

Koordinator SAR Wilayah 4 Bantul, Dwi Riaspamuji, mengatakan Kamis pagi ombak memang sedang pasang dengan ketinggian antara tiga sampai empat meter. Nelayan pun tidak berani melaut.

Ferry dan anak bungsunya terbawa ombak sekitar pukul 08.35 WIB. Kejadian itu bermula saat Freya dan kakaknya Felicia Shafira, 12, serta dua keponakan Ferry, yakni Afdal Firmansyah, 11, dan Ai Rohima sedang bermain air di bibir pantai. Namun, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung keempatnya.

Seketika Ferry langsung menolong. Kemudian dia disusul sejumlah anggota Tim SAR Wilayah 4 Bantul, dan beberapa warga yang berada di sekitar pantai. Ferry berhasil menarik dan melempar Felicia. Tim SAR juga berhasil menolong dua korban lainnya. Namun nahas saat meraih anak bungsunya, Ferry justru ikut terseret ombak.

Menurut Koordinator SAR Wilayah 4 Bantul, Dwi Riaspamuji, Ferry sudah memeluk Freya. Namun ombak besar datang sehingga mereka semakin terbawa ke tengah lautan. Anggota SAR yang melakukan pertolongan tidak ingin mengambil resiko, terlebih peralatan penyelamatan hanya berupa pelampung dan tali.

“Akhirnya yang bisa diraih terlebih dahulu yang diselamatkan,” kata Dwi Riaspamuji.