Doa Bersama Anak Yatim Akan Jadi Tradisi PSIM Jelang Pertandingan

Pemain dan manajemen PSIM Jogja berfoto bersmaa dengan anak panti asuhan Umar bin Khatab di wisma PSIM Jogja, Selasa (18/6/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
18 Juni 2019 21:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja akan menjadikan pengajian betsama anak yatim sebagai tradisi menjelang pertandingan di Liga 2 2019.

“Ini akan jadi tradisi kami jelang pertandingan. Mudah-mudahan dengan doa bersama ini, insyallah kami bisa mendapatkan poin di pertandingan terdekat saat melawat ke Kalimantan," kata Manajer PSIM Jogja Effendi Syahputra seusai pengajian bersama dengan anak panti asuhan Umar bin Khatab, di Wisma PSIM Jogja, Selasa (18/6/2019) sore.

Doa bersama dan pengajian yang digelar Selasa sore adalah inisiasi dari istri Cristian Gonzales, Eva Siregar.

“Karena ini masukan yang positif maka kami tindak lanjuti,” kata Effendi.

Kapten PSIM Jogja Cristian Gonzales mengaku biasa menggelar doa bersama keluarga menjelang pertandingan. Dia mengharapkan doa bersama dengan PSIM Jogja bisa memuluskan jalan PSIM untuk promosi ke Liga 1. “Harapan kami bisa mencapai target,” kata dia.

Eva Siregar mengungkapkan doa bersama berawal dari permintaan dari CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto yang meminta masukan terkait dengan acara launching tim. “Tidak ada hal yang lebih baik selain doa jelang launching tim. Makanya saya usulkan adanya doa bersama,” ucap Eva.