Michel Platini Ditangkap Satuan Antikorupsi Prancis

Michel Platini - Reuters/Ruben Sprich
18 Juni 2019 19:02 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Michel Platini, legenda sepak bola Prancis yang pernah menjabat Presiden UEFA ditahan oleh kepolisian Prancis dalam dugaan skandal pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Kementerian Kehakiman Prancis menyatakan Platini ditangkap polisi di Nanterre, Paris, Selasa (18/6/2019). Pria 63 tahun yang tiga kali meraih anugerah Ballon d’Or ini diselidiki dalam dugaan korupsi. Otoritas hukum Prancis mencium bau lancung dalam pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Qatar, negara di Asia Barat, berlumur kontroversi karena tingginya dugaan pelanggaran HAM.

“Platini ditahan sejak Selasa oleh penyidik Kepolisian Yudisial Antikorupsi,” demikian pernyataan Kementerian Kehakiman Prancis kepada Omnisport, sebagaimana dikutip goal.com.

Platini yang membawa Prancis menjadi juara Euro 1984 sudah dijatuhi sanksi oleh Komite Etik FIFA berupa larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama enam tahun pada 2015. Dia kemudian mengajukan banding dan hukumannya dikorting menjadi empat tahun. Platini diduga terlibat dalam permainan kotor yang menentukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Media Prancis, La Monde, mengatakan Platini ditangkap berkaitan dengan pertemuan mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dengan Emir Qatar  Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Thani beberapa haru sebelum penentuan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Tahun lalu, Platini mengaku menjadi korban keculasan mantan Presiden FIFA Sepp Blatter.

“Blatter tidak pernah membela siapa pun, tidak pernah membela saya. Dia berpura-pura bersih. Dia adalah orang paling egois yang pernah saya kenal,” kata Platini dikutip La Monde.