Bali United Incar Kenaikan Pendapatan 38,02%

CEO PT Bali Bintang Sejahtera Tbk Yabes Tanuri (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi (kiri), dan pemain Bali United Irfan Bachdim, seusai pencatatan perdana saham perseroan, di Galeri BEI, Jakarta, Senin (17/6/2019). - JIBI/Bisnis Indonesia/Endang Muchtar
18 Juni 2019 00:07 WIB Dwi Nicken Tari Sepakbola Share :

Harianjogja,com, JAKARTA—Emiten pengelola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk., menargetkan pendapatan pada tahun ini bisa naik 38,02%, ditopang oleh pemasukan dari sponsor.

Direktur Keuangan Bali Bintang Sejahtera Yohanes Ade Bunian Moniaga mengungkapkan, emiten bersandi saham BOLA tersebut menargetkan pendapatan sebesar Rp159 miliar pada 2019, naik 38,02% dari pendapatan pada tahun lalu yang senilai Rp115,20 miliar.

“Pendapatan Rp159 miliar itu dari sponsorship [targetnya] Rp96 miliar, tahun lalu kan Rp70 miliar,” kata Ade setelah BOLA resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan perseroan, sepanjang tahun lalu BOLA mendapatkan pemasukan komersial untuk manajemen klub Bali United senilai Rp69,93 miliar dan pemasukan sponsor untuk sport agency senilai Rp19,88 miliar. 

Pendapatan dari sisi komersial manajemen klub pun berkontribusi paling besar terhadap total pendapatan, yaitu sebesar 60%.

Ade menambahkan, pendapatan komersial manajemen klub diharapkan meningkat pada tahun ini. Begitu pula, sponsorhip untuk entitas anak juga diharapkan mengalami kenaikan yang lebih tinggi lagi karena beberapa entitas anak di bawah Bali Bintang Sejahtera baru dioperasikan pada 2018.

“Semua lini akan kami intensifkan karena rata-rata anak usaha masih baru semua. Kafe masih baru, radio juga baru beroperasi pada tahun ini, sport agency juga baru. Pasti kami akan menggenjot semuanya,” tutur Ade.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia