Diperkenalkan Jadi Pemain Real Madrid, Jovic Merasa Jadi Orang Paling Bahagia

Luka Jovic - Reuters/Susana Vera
12 Juni 2019 20:52 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Luka Jovic diperkenalkan sebagai pemain baru Real Madrid, Rabu (12/11/2019). Striker Serbia berusia 21 tahun ini merasa menjadi orang paling bahagia di dunia setelah resmi menjadi bagian dari keluarga Los Blancos.

Jovic menandatangani kontrak enam musim di Santiago Bernabeu. Dia didatangkan dari Eintracht Frankfurt dengan mahar 60 juta euro setelah tampil memukau di musim 2018-2019. Jovic mencetak 10 gol di Liga Europa dan membawa Frankfurt ke semifinal. Di Bundesliga, dia mengemas 17 dalam semusim.

“Saya adalah pria paling berbahagia di dunia karena bisa bermain untuk klub sebesar ini. Saya yakin kepindahan ini adalah keputusan tepat. Saya akan memberikan segalanya untuk membantu Real Madrir memenangi lebih banyak piala dan gelar,” ujar Jovic dikutip goal.com.

Selain Jovic, Madrid juga merekrut Eden Hazard, Eder Militao, dan Rodrygo . Namun, baru Jovic yang diperkenalkan kepada publik sebagai pemain anyar.

“Hari ini, kami memulai proyek baru. Kami harus bekerja keras untuk mewujudkan mimpi jutaan fans di dunia,” ujar Presiden Real Madrid Florentino Perez.

Los Blancos menjalani musim yang buruk pada 2018-2019. Selepas ditinggal Zindine Zidane, Madrid berganti pelatih hingga dua kali, dari Julen Lopetegui ke Santiago Solari. Zidane kembali didatangkan karena performa Madrid tak kunjung membaik di tangan Solari. Musim lalu, Los Blancos hampa gelar, padahal sebelumnya Madrir memenangi empat Liga Champions dalam lima musim.

“Ini bukan musim yang kami inginkan sehingga kami harus mendatangkan talenta baru dan keinginan keras. Kami punya determinasi untuk sukses. Luka, Anda searang adalah pemain Real Madrid. Selamat dan terima kasih karena memilih jersey ini untuk berkembang sebagai striker terbaik dunia. Kami tahu banyak klub menginginkan Anda, tetapi Anda menginginkan menjadi bagian dari legenda kami.”

Jovic akan menjadi kompetitor untuk Karim Benzema yang usianya 10 tahun lebih tua. Potensinya untuk berkembang masih besar dan dalam beberapa musim ke depan, dia digadang-gadang sebagai ujung tombak utama Los Blancos.