Neymar Dituduh Memperkosa Perempuan di Sebuah Hotel di Paris

Neymar - Reuters/Leonhard Foeger
02 Juni 2019 16:02 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Neymar menghadapi tuduhan serius. Seorang perempuan menyebut bintang Timnas Brasil dan PSG tersebut telah memerkosanya di sebuah hotel di Paris, Prancis. Perempuan itu melapor kepada polisi di Sao Paulo, Brasil.

Perwakilan Neymar tidak segera menanggapi permintaan komentar. Situs web Globo, yang pertama kali melaporkan berita itu, mengatakan perwakilan untuk Neymar menolak berkomentar, menunggu perincian tuduhan itu.

Ayah Neymar, Neymar Sr., sebagaimana dilaporkan Reuters pada Minggu (2/6/2019) pagi WIB, memberikan penjelasan dalam wawancara dengan TV lokal. Menurut dia, Neymar dijebat.

"Jika opini publik tidak dijernihkan, dan jika kita tidak dapat menunjukkan kebenaran dengan cepat, ini akan makin besar. Jika kita menunjukkan Whatsapp Neymar. percakapan dengan perempuan ini, kami akan melakukannya, karena jelas ini jebakan."

Menurut laporan polisi, wanita yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada penyelidik di Sao Paulo tenteng perkenalannya dengan Neymar di Instagram. mereka kemudian bertemu di Paris.

Asisten Neymar mengirim tiket pesawatnya dan pada 15 Mei dia check in ke Hotel Sofitel Paris Arc Du Triomphe,. Hotel Sofitel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa Neymar tiba di hotel pada sebuah malam dan kelihatann mabuk. Keduanya kemudian mengobrol.

"Namun, Neymar menjadi agresif, dan melakukan hubungan seksual yang tidak diinginkan korban," kata laporan polisi.

Perempuan itu mengatakan kepada polisi bahwa dia kembali ke Brasil dua hari kemudian tanpa memberi tahu polisi Prancis tentang dugaan pemerkosaan itu karena dia secara emosional terguncang dan takut untuk meregistrasi kasus itu di negara lain.

Neymar saat ini berada di Brasil, berlatih bersama Timnas Brasil menjelang Copa America yang dimulai pada 14 Juni. Akhir bulan lalu, pelatih Tite alias Adenor Leonardo Bacchi mencopot jabatan kapten dari Neymar dan menyerahkannya kepada bek kanan Dani Alves.

Sebelumnya, Neymar dilarang untuk tiga pertandingan oleh otoritas sepak bola Prancis karena memukul penggemar setelah PSG kalah dari Stade Rennais di final Piala Prancis (Coupe de France). Dia juga dilaporkan terlibat perkelahian dengan rekan setimnya di ruang ganti.

PSG tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Brazil (CBF) telah memastikan menolak berkomentar.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia